Microsoft Luncurkan Model AI Internal Pertama, MAI-Voice-1 dan MAI-1-Preview

Diedit oleh: Veronika Radoslavskaya

Microsoft menandai tonggak sejarah penting dalam evolusi kecerdasan buatan (AI) dengan peluncuran dua model AI yang dikembangkan sepenuhnya secara internal: MAI-Voice-1 dan MAI-1-Preview. Pengumuman pada 29 Agustus 2025 ini menegaskan komitmen Microsoft untuk memperkuat kapabilitas AI-nya sendiri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada mitra eksternal seperti OpenAI. Langkah strategis ini dipandang sebagai pergeseran signifikan dalam lanskap AI yang kompetitif, yang bertujuan untuk mendorong inovasi dan efisiensi yang lebih besar dalam produk-produk Microsoft.

MAI-Voice-1, sebuah model generasi suara yang canggih, dirancang untuk menghasilkan audio berkualitas tinggi dengan kecepatan luar biasa. Model ini mampu menciptakan satu menit audio yang terdengar alami dalam waktu kurang dari satu detik, hanya dengan menggunakan satu GPU. Kemampuan efisiensi ini memungkinkan integrasi yang mulus ke dalam berbagai produk, termasuk Copilot Daily untuk ringkasan berita yang dinarasikan oleh AI dan Copilot Podcasts untuk menyajikan topik kompleks dalam format audio yang mudah dicerna. Pengguna juga dapat mengeksplorasi potensi MAI-Voice-1 melalui Copilot Labs, dengan opsi untuk menyesuaikan gaya bicara dan aksen.

Bersamaan dengan itu, Microsoft memperkenalkan MAI-1-Preview, model bahasa dasar pertamanya yang dilatih secara mandiri. Model ini dibangun di atas infrastruktur Microsoft yang luas, memanfaatkan sekitar 15.000 GPU NVIDIA H100 untuk pelatihan. MAI-1-Preview dirancang untuk menangani instruksi harian dan permintaan informasi dengan efisien, dan saat ini sedang menjalani pengujian publik di platform benchmarking LMArena, di mana model ini menempati peringkat ke-13. Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Microsoft untuk membangun kemandirian AI, sebuah langkah yang didukung oleh investasi substansial dalam infrastruktur komputasi.

Mustafa Suleyman, kepala AI Microsoft, menekankan fokus pada efisiensi dan optimalisasi untuk penggunaan konsumen, sebuah visi yang sejalan dengan upaya perusahaan untuk menciptakan pengalaman AI yang lebih personal dan mudah diakses. Para analis industri melihat langkah ini sebagai manuver cerdas yang dapat mengubah dinamika pasar AI. Dengan mengembangkan model internalnya, Microsoft tidak hanya dapat mengontrol biaya dan siklus inovasi, tetapi juga memperdalam integrasi AI ke dalam ekosistem produknya, mulai dari Copilot hingga layanan Azure. Pergeseran menuju kemandirian ini, yang didukung oleh infrastruktur komputasi yang terus berkembang, menempatkan Microsoft sebagai pemain kunci yang mampu bersaing dan berinovasi di garis depan revolusi AI.

Sumber-sumber

  • SINDOnews.com

  • Microsoft Unveils First In-House MAI Models: Bid for Independence From OpenAI

  • Microsoft launches in-house AI models MAI Voice-1, MAI-1-preview to reduce OpenAI reliance

  • Copilot evolves: Microsoft launches MAI-Voice-1, MAI-1-preview with diverse voice choices

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.