Google Memperkenalkan 'Nano Banana 2': Evolusi Terbaru dalam Teknologi Generasi Gambar Gemini
Penulis: Veronika Radoslavskaya
Pada akhir Februari 2026, Google secara resmi meluncurkan Nano Banana 2, sebuah model kecerdasan buatan yang secara teknis diberi nama Gemini 3.1 Flash Image. Model mutakhir ini kini telah tersedia untuk publik, menawarkan perpaduan antara kualitas visual yang luar biasa dari versi Pro terdahulu dengan kecepatan pemrosesan kilat yang menjadi ciri khas arsitektur Flash milik Google yang ringan. Kehadiran Nano Banana 2 secara otomatis menggantikan model Nano Banana generasi pertama sebagai mesin pembuat gambar standar di dalam Aplikasi Gemini, sementara versi Nano Banana Pro yang lebih berat tetap disediakan khusus bagi pelanggan berbayar melalui fitur unggulan Redo with Pro.
Introducing Nano Banana 2: Our best image generation and editing model yet. 🍌 Pro-level quality, at Flash speed. Rolling out today across @GeminiApp, Search, and our developer and creativity tools.
Nano Banana 2 bukan sekadar pembaruan rutin, melainkan sebuah lompatan besar dalam kemampuan generatif dasar maupun alur kerja penyuntingan yang kompleks. Google telah merancang model ini untuk memahami instruksi pengguna dengan tingkat presisi yang jauh lebih tinggi, memungkinkan hasil yang lebih mendekati visi kreatif pengguna tanpa memerlukan waktu tunggu yang lama. Berikut adalah beberapa terobosan utama yang dibawa oleh teknologi ini:
Say hello to Nano Banana 2, our best image generation and editing model! 🍌 You can access Nano Banana 2 through AI Studio and the Gemini API under the name Gemini 3.1 Flash Image. We are also introducing new resolutions (lower cost) and tools like Image Search!
- Kemampuan Render Teks yang Revolusioner: Berbeda dengan model generator gambar generasi sebelumnya yang seringkali mengalami kesalahan ejaan atau tipografi, Nano Banana 2 sangat mahir dalam menyisipkan teks yang akurat ke dalam gambar. Hal ini menjadikannya solusi praktis bagi para profesional untuk membuat bagan, infografis, maket iklan, hingga kartu ucapan dengan teks yang terbaca sempurna.
- Konsistensi Subjek yang Luar Biasa: Model ini mampu mengenali dan mempertahankan karakteristik visual dari berbagai karakter atau objek dalam serangkaian gambar yang berbeda. Fitur ini menjadi aset yang sangat berharga bagi para kreator yang fokus pada pembuatan buku komik, papan cerita film, atau pengembangan aset seni dalam industri gim.
- Integrasi Pengetahuan Dunia Nyata: Dengan memanfaatkan basis data pengetahuan Gemini yang luas serta integrasi pencarian web secara langsung, AI ini dapat menghasilkan gambar yang sangat realistis dan kontekstual. Sebagai contoh, pengguna dapat meminta gambar pemandangan kota tertentu dari jendela gedung tinggi yang mencerminkan kondisi cuaca dan pencahayaan aktual pada saat permintaan dibuat.
- Penyuntingan Lanjutan Berbasis Gambar dan Teks: Pengguna kini memiliki kemampuan untuk mengunggah gambar yang sudah ada dan memberikan perintah teks tambahan untuk melakukan perubahan lokal yang sangat spesifik. Proses ini memungkinkan modifikasi elemen tertentu tanpa mengganggu komposisi atau gaya keseluruhan dari gambar asli tersebut.
- Transfer Gaya dan Komposisi Multi-Gambar: Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memasukkan beberapa gambar referensi secara bersamaan. Model kemudian akan mensintesis elemen-elemen tersebut menjadi sebuah adegan komposit yang rumit atau mengekstrak gaya artistik unik dari satu gambar untuk diterapkan secara presisi pada subjek di gambar lainnya.
Google memastikan bahwa Nano Banana 2 dapat diakses secara luas melalui berbagai platform utama dalam ekosistem mereka. Saat ini, peluncuran sedang berlangsung di seluruh Aplikasi Gemini, Google Search melalui fitur AI Overviews dan Lens, serta tersedia bagi komunitas pengembang melalui Google AI Studio dan API Gemini yang terintegrasi dalam Vertex AI.
Meskipun Nano Banana 2 diposisikan sebagai model default yang mengutamakan kecepatan bagi semua pengguna, Google tetap memberikan ruang bagi pengguna premium untuk mengakses daya komputasi yang lebih intensif. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proyek-proyek yang membutuhkan detail teknis paling tinggi tetap mendapatkan dukungan teknologi yang memadai melalui varian Pro.
Bagi para pelanggan yang terdaftar dalam paket AI Plus, Pro, dan Ultra, tersedia alur kerja khusus yang memungkinkan mereka beralih ke model yang lebih kuat. Untuk menggunakan Nano Banana Pro, pengguna terlebih dahulu membuat draf atau konsep awal menggunakan Nano Banana 2 yang cepat. Jika hasil tersebut memerlukan penyempurnaan lebih lanjut atau detail yang lebih mendalam, pengguna cukup mengakses menu tiga titik pada gambar yang dihasilkan dan memilih opsi Redo with Pro untuk memproses ulang gambar tersebut dengan model yang lebih canggih.
Namun, penting untuk diperhatikan bahwa akses ke fitur premium ini diatur oleh kuota harian yang mencakup total penggunaan gambar. Saat ini, batas penggunaan ditetapkan hingga 20 kali untuk tingkat Basic, 50 kali per hari untuk pelanggan AI Plus, 100 kali untuk tingkat Pro, dan mencapai 1.000 kali bagi pelanggan Ultra. Perlu diingat bahwa batasan kuota ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan layanan. Jika seorang pengguna telah mencapai batas harian mereka saat menggunakan model standar Nano Banana 2, maka opsi untuk melakukan peningkatan ke versi Pro akan dinonaktifkan sementara hingga kuota harian tersebut diperbarui pada siklus berikutnya.
13 Tampilan
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



