Koki Ternama Anjurkan Teknik Brining untuk Kelembapan dan Rasa Optimal Kalkun Pesta
Diedit oleh: Olga Samsonova
Para pakar kuliner terkemuka, termasuk koki Wolfgang Puck dan penulis resep Nigella Lawson, secara konsisten merekomendasikan teknik brining sebagai metode utama untuk memastikan kalkun hidangan perayaan memiliki kelembapan optimal dan profil rasa yang mendalam. Penggunaan larutan perendam ini diakui sebagai langkah penting bagi juru masak rumahan yang berupaya memaksimalkan sari daging sebelum proses pemanggangan.
Wolfgang Puck, koki yang pernah memasak untuk acara bergengsi seperti Oscar, menyarankan perendaman unggas selama beberapa jam dalam larutan yang diperkaya dengan sayuran, garam, dan rempah-rempah pilihan. Puck menyoroti potensi sisa cairan brining tersebut, yang dapat diolah lebih lanjut menjadi dasar saus gravy yang kaya rasa, komponen tak terpisahkan dari hidangan kalkun tradisional. Teknik brining, yang melibatkan perendaman daging dalam larutan air garam, seringkali ditambahkan gula dan bumbu lain, bertujuan menjaga kelembapan daging saat dimasak pada suhu tinggi seperti pemanggangan atau pembakaran langsung.
Sementara itu, Nigella Lawson mengusulkan pendekatan brining yang lebih berorientasi pada aroma dan rasa manis, menganjurkan perendaman dilakukan semalaman. Resep khas Lawson sering mencakup bahan-bahan seperti jeruk, kayu manis, dan sirup maple dalam larutan perendam, yang diklaim mampu memberikan infus rasa yang meresap hingga ke inti daging. Metode brining secara umum terbukti dapat meningkatkan kelembutan dan rasa daging ayam, meskipun perlu diperhatikan penggunaan garam yang tepat untuk menghindari rasa terlalu asin.
Dalam konteks persiapan kalkun untuk acara besar seperti Thanksgiving, teknik ini menjadi semakin relevan. Proses perendaman memungkinkan garam dan komponen rasa lainnya menembus serat daging, menghasilkan tekstur yang lebih empuk dan berair. Sebagai perbandingan, marinasi bertujuan memperbaiki rasa dan melembutkan melalui asam, sementara minyak dalam marinasi membantu menjaga kelembapan selama memasak. Beberapa panduan menyarankan waktu perendaman minimal antara 12 hingga 24 jam untuk kalkun utuh, dengan durasi yang lebih lama berpotensi menghasilkan rasa yang lebih kuat dan daging yang lebih lembut.
Selain brining, para koki menekankan pentingnya langkah pasca-perendaman untuk hasil maksimal. Beberapa ahli menyarankan untuk mengoleskan mentega berbumbu di bawah kulit kalkun setelah proses perendaman selesai, serta mengoleskan sisa mentega di permukaan luar. Pengisian rongga tubuh kalkun dengan bahan aromatik seperti bawang bombay, bawang putih, potongan jeruk, apel, atau lemon, bersama dengan herba segar, juga penting untuk menyatukan aroma selama pemanggangan berlangsung. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa brining merupakan salah satu pilar dalam mencapai hidangan kalkun yang sempurna dan berkesan bagi para tamu perayaan.
26 Tampilan
Sumber-sumber
Mirror
YouTube
The Mirror
Daily Express
Food Network
The Independent
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
