xAI Perluas Superkomputer Colossus di Memphis, Targetkan Dominasi AI pada 2026

Diedit oleh: gaya ❤️ one

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, xAI, secara agresif memposisikan diri untuk memimpin papan peringkat AI global, dengan ambisi mencapai Kecerdasan Buatan Umum (AGI) paling cepat pada tahun 2026. Dorongan strategis ini berpusat pada pengembangan infrastruktur komputasi masif yang dikenal sebagai proyek pusat data 'Colossus' di Memphis, Tennessee.

Proyek Colossus, yang telah beroperasi sejak Juli 2024 dan merupakan klaster pelatihan AI signifikan, terus diperluas secara eksponensial untuk mendukung tujuan ambisius tersebut. Pada April 2025, superkomputer ini dilaporkan memiliki 200.000 unit GPU, dan xAI berencana untuk meningkatkan skala ini menjadi 1 juta GPU pada tahun 2026. Ekspansi besar-besaran ini, yang mencakup pembangunan fasilitas baru di area Memphis, juga telah menarik perhatian terkait konsumsi daya yang signifikan, terutama karena penggunaan turbin gas untuk menyuplai kebutuhan listriknya.

Dalam upaya membiayai pertumbuhan infrastruktur dan penelitian intensif ini, xAI telah mengamankan dukungan modal substansial. Perusahaan memperkirakan akan menerima pendanaan tahunan antara $20 miliar hingga $30 miliar untuk mempertahankan laju ekspansi ini. Keyakinan investor terbukti nyata melalui penutupan putaran pendanaan besar senilai $10 miliar pada Juli 2025, yang terdiri dari $5 miliar utang dan $5 miliar ekuitas, dengan partisipasi dari investor institusional besar seperti Public Investment Fund Arab Saudi. Lonjakan kepercayaan ini secara dramatis meningkatkan valuasi perusahaan, melompat dari $51 miliar pada Kuartal I 2025 menjadi sekitar $200 miliar pada pertengahan 2025, menempatkan xAI di antara perusahaan AI swasta paling berharga di dunia.

Infrastruktur Colossus di Memphis, yang dibangun dengan kecepatan tinggi, saat ini dilaporkan terdiri dari 150.000 GPU H100, 50.000 GPU H200, dan 30.000 GPU GB200, dengan rencana penambahan 110.000 GPU GB200 di pusat data kedua di Memphis. Superkomputer ini memberikan dukungan komputasi tidak hanya untuk melatih model Grok, tetapi juga untuk platform media sosial X dan usaha Elon Musk lainnya seperti SpaceX. Keputusan lokasi di Memphis juga didasarkan pada keuntungan logistik, termasuk kedekatan dengan fasilitas pengolahan air limbah untuk kebutuhan pendinginan.

Sinergi antara xAI dan perusahaan Musk lainnya terus menjadi pendorong utama. Contoh integrasi ini adalah implementasi chatbot Grok ke dalam kendaraan Tesla untuk fungsi bantuan navigasi sejak Juli 2025. Lebih lanjut, xAI memiliki rencana peluncuran model chatbot terbarunya, Grok 5, yang dijadwalkan pada awal 2026. Model Grok 5 ini diperkirakan akan memiliki sekitar 6 triliun parameter, dua kali lipat dari pendahulunya, dan dirancang untuk memiliki kemampuan multimodal yang mencakup pemrosesan video real-time. Elon Musk memberikan probabilitas 10% bahwa Grok 5 akan mencapai tingkat kecerdasan manusia (AGI). Keberhasilan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, yang didukung oleh kekuatan infrastruktur dan pendanaan ini, diyakini Musk akan menentukan posisi xAI dalam perlombaan menuju superinteligensi.

9 Tampilan

Sumber-sumber

  • punemirror.com

  • The Hans India

  • Applying AI

  • MediaPost

  • Teslarati

  • Wikipedia

  • Latitude Media

  • MLQ.ai

  • CRE Daily

  • Bloomberg Television and Markets

  • Yahoo News NZ

  • GuruFocus

  • Digit

  • Business Insider

  • Aquinox Capital

  • Wikipedia

  • Nokia

  • The Hindu

  • The Hindu

  • The Cryptonomist

  • Tesla Support

  • The Times of India

  • India Today

  • Fox Business

  • IBTimes UK

  • Global News

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.