Sorbonne Abu Dhabi Deklarasikan 2026 sebagai Tahun AI, Tekankan Pemikiran Kritis
Diedit oleh: Olga Samsonova
Sorbonne University Abu Dhabi (SUAD) telah menetapkan tahun 2026 sebagai 'Tahun AI', mengedepankan moto "Pilih AI, Pilih Pemikiran Kritis." Deklarasi strategis ini memosisikan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai instrumen penting untuk meningkatkan penalaran manusia, penilaian etis, dan keterampilan kognitif mendalam, bukan sebagai pengganti kemampuan fundamental. Inisiatif ini mencerminkan komitmen institusi terhadap visi techno-humanis, yang dipimpin oleh Profesor Nathalie Martial-Braz, Kanselir SUAD sejak akhir tahun 2024, dalam menyinergikan warisan akademis Prancis dengan ambisi Uni Emirat Arab (UEA) untuk percepatan penelitian dan inovasi.
Langkah ini didahului oleh penyelenggaraan Simposium internasional MARIS-AI pada 21 dan 22 Januari 2026, yang berfokus pada dampak AI dan robotika terhadap ilmu kelautan serta keberlanjutan lingkungan. Simposium dua hari tersebut mengumpulkan para ahli dari akademisi, industri, dan sektor publik untuk membahas teknologi mutakhir dalam ekosistem laut, berfungsi sebagai landasan implementasi teknologi dalam kurikulum dan penelitian SUAD. Profesor Martial-Braz, yang juga seorang Profesor Hukum Perdata, menekankan perlunya menyeimbangkan tradisi institusional dengan tuntutan relevansi di pasar pendidikan tinggi yang kompetitif.
Inti program 'Tahun AI' ini dikelola oleh Sorbonne Center for Artificial Intelligence (SCAI), yang dipimpin oleh Direktur Profesor Gérard Biau. Profesor Biau, seorang profesor statistik di Sorbonne University dan anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis sejak 2024, memimpin SCAI untuk mengkonsolidasikan keahlian Sorbonne University di bidang AI serta berfungsi sebagai penghubung bagi mitra akademis dan industri. Agenda utama tahun 2026 mencakup AI SUAD Summit pada bulan April, yang akan berfokus secara spesifik pada 'Kesehatan dan Pengobatan Presisi untuk Populasi yang Kurang Terwakili'.
Integrasi praktis AI juga terlihat dalam pengembangan *chatbot* NORA oleh Departemen FLE (Bahasa Prancis sebagai Bahasa Asing) untuk memfasilitasi latihan percakapan bahasa. Pendekatan ini selaras dengan Strategi Nasional AI UEA 2031, yang bertujuan mempersiapkan generasi mendatang melalui inovasi yang bertanggung jawab dengan menggabungkan AI dan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, Abu Dhabi akan menjadi tuan rumah Olimpiade Internasional Kecerdasan Buatan (IOAI) ketiga, yang diselenggarakan oleh Mohamed bin Zayed University of Artificial Intelligence (MBZUAI) dari 2 hingga 8 Agustus 2026, menegaskan posisi kota tersebut sebagai pusat penelitian dan pendidikan AI global.
Sasaran akhir inisiatif ini adalah meluluskan mahasiswa yang tidak hanya mahir dalam penggunaan alat AI, tetapi juga dibekali dengan kemampuan penalaran yang ketat dan pertimbangan etis yang tajam. Hal ini memastikan bahwa lulusan SUAD dapat memanfaatkan AI sebagai alat canggih untuk memperkaya pembelajaran, sejalan dengan filosofi kepemimpinan Profesor Martial-Braz yang memprioritaskan posisi 'siswa terlebih dahulu'.
19 Tampilan
Sumber-sumber
Zawya.com
ZAWYA
ZAWYA
Sorbonne University Abu Dhabi
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
