Robot Mikro Seukuran Beras dari Robeauté Tingkatkan Presisi Bedah Otak

Diedit oleh: Elena HealthEnergy

Perusahaan rintisan teknologi medis Prancis, Robeauté, sedang mengembangkan robot mikro seukuran beras untuk merevolusi prosedur bedah saraf. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dan akurasi intervensi kompleks di otak, dengan tujuan meminimalkan kerusakan jaringan yang sering terjadi pada metode konvensional. Teknologi ini menawarkan potensi untuk mengurangi risiko pasien selama prosedur kritis, seperti pengambilan biopsi tumor, membuka jalan bagi penanganan neurologis yang kurang invasif.

Inti dari terobosan ini adalah mekanisme navigasi robot yang menggunakan cincin silikon berputar untuk bergerak secara lembut melalui jaringan otak. Robot berukuran 1,8 milimeter ini bergerak dengan kecepatan sekitar 3 mm per menit, mencapai tingkat presisi hingga setengah milimeter. Pergerakan yang sangat hati-hati ini, yang hanya memerlukan sayatan masuk selebar satu milimeter, secara drastis menekan kemungkinan komplikasi bedah umum seperti edema atau perdarahan.

Di dalam rongga kranial, perangkat mikro ini mampu melaksanakan mikrobiopsi, mengumpulkan sampel kecil dari tumor yang terletak di lokasi dalam atau sulit dijangkau. Sistem ini diperkuat oleh kecerdasan buatan (AI) yang memprogram rute optimal berdasarkan pemindaian MRI terperinci, memastikan robot menghindari area vital yang mengontrol fungsi bahasa atau gerakan. Pelacakan secara real-time selama operasi dilakukan melalui sistem lokalisasi ultrasonik yang dipasang pada tengkorak, memungkinkan ahli bedah mempertahankan akurasi submilimeter.

Pengembangan ini merupakan hasil dari keahlian pendiri Robeauté, Bertrand Duplat, yang memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam robotika, termasuk di Universitas McGill dan Badan Antariksa Eropa. Visi ini diperkuat oleh Joana Cartocci, COO, yang mengembangkan platform modular ini di persimpangan robotika, fisika, ilmu material, kimia, biologi, dan kedokteran. Kehadiran teknologi ini sangat relevan karena alat bedah konvensional yang kaku seringkali terbatas pada lintasan garis lurus, membatasi akses ke area yang mengontrol fungsi motorik dan kognitif.

Setelah uji coba praklinis yang berhasil dilakukan pada domba, Robeauté berencana memulai uji klinis pada manusia yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2026. Uji coba tahap awal ini diperkirakan akan menjadi studi internasional yang melibatkan Amerika Serikat dan Jerman, didukung oleh suntikan dana terkini sebesar €27,2 juta (sekitar $29 juta). Di luar prosedur biopsi, desain modular robot ini mengisyaratkan aplikasi masa depan yang luas, termasuk pengiriman obat yang ditargetkan atau penanaman elektroda untuk kondisi seperti penyakit Parkinson. Robeauté menargetkan peluncuran internasional pada tahun 2030, termasuk upaya perolehan persetujuan FDA untuk ekspansi ke Amerika Serikat.

10 Tampilan

Sumber-sumber

  • Sciencepost

  • Robeauté - Neurosurgical microrobots

  • Un microrobot français prêt à révolutionner la neurochirurgie - JIM.fr

  • Un robot miniature capable de se déplacer à travers le cerveau - Medscape Francais

  • Robeauté raises $28 million to advance neurosurgical microrobots - Medwire – AI

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.