Dewan Hukum Spanyol Sertifikasi Kompetensi Digital, Tawarkan Akses AI Hukum Gratis

Diedit oleh: gaya ❤️ one

Dewan Umum Pengacara Spanyol (Consejo General de la Abogacía Española - CGAE) telah memajukan transformasi digital profesi hukum melalui sertifikasi pengacara yang menyelesaikan Program Upro dalam Kompetensi Digital. Inisiatif ini memberikan pengakuan resmi sebagai "pengacara digital" dan menyertakan insentif berupa akses uji coba gratis ke perangkat lunak Kecerdasan Buatan (AI) hukum terkemuka di pasar.

Program pelatihan ini, yang didanai melalui dana Eropa dan dikelola melalui kemitraan dengan Unión Profesional dan Red.es, menandakan komitmen nasional untuk meningkatkan keahlian teknologi di kalangan praktisi hukum. Hingga Desember 2025, lebih dari 16.000 pengacara telah mendaftar dalam program ini, menunjukkan permintaan yang substansial untuk peningkatan keterampilan digital yang relevan dengan lanskap teknologi yang terus berkembang. Program Upro menawarkan 150 jam pelatihan fleksibel, baik daring maupun tatap muka.

Peserta yang berhasil menyelesaikan program akan mendapatkan akses tanpa biaya selama beberapa bulan ke beberapa platform AI terkemuka: GenIA-L dari Lefebvre selama satu bulan, Helena dari Sepín selama satu bulan, dan Tirant Prime dari Tirant Lo Blanch selama dua bulan penuh. Kesepakatan kolaborasi ini memfasilitasi keuntungan tersebut melalui penandatanganan antara Presiden CGAE dan perwakilan dari masing-masing rumah penerbitan.

Presiden CGAE, Salvador González, yang juga merupakan Anggota Dewan Negara tanpa hak suara sejak Juli 2024, menekankan bahwa penguasaan dan penggunaan AI sehari-hari akan segera beralih dari pilihan menjadi kebutuhan yang tak terhindarkan dalam praktik hukum. González membandingkan pergeseran ini dengan adopsi komunikasi elektronik yang menjadi wajib lebih dari satu dekade lalu, menempatkan AI sebagai evolusi fundamental dalam praktik hukum.

Alat-alat AI yang ditawarkan memiliki keunggulan spesifik berdasarkan basis pengetahuan penerbitnya. GenIA-L dari Lefebvre Group, yang telah melayani lebih dari 45.000 profesional di Eropa, dibangun di atas basis data berkualitas tinggi dan menjamin lingkungan yang aman serta etis. Helena dari Sepín memanfaatkan basis data Sepín untuk memberikan jawaban yang tepat dan kontekstual, membantu analisis risiko dokumen hukum. Sementara itu, Tirant Prime Conversa dari Tirant Lo Blanch, yang dianggap sebagai penerbit hukum berbahasa Spanyol paling bergengsi menurut CSIC, menawarkan kemampuan percakapan yang didukung oleh pengetahuan editorial yang luas.

Inisiatif ini mewakili respons terstruktur dari badan pengatur hukum Spanyol untuk secara proaktif mengatasi disrupsi teknologi. Program Upro, yang mencakup modul seperti aplikasi dasar AI, keamanan siber, dan manajemen data besar, bertujuan memastikan pengacara siap menghadapi kompleksitas lingkungan profesional digital. Penandatanganan perjanjian ini melibatkan tokoh-tokoh kunci dari industri teknologi hukum, menggarisbawahi pentingnya integrasi teknologi canggih untuk mempertahankan efisiensi dan akurasi layanan hukum di era digital.

2 Tampilan

Sumber-sumber

  • El Derecho

  • Abogacía Española

  • El Derecho

  • Ilustre Colegio de Abogados de Valencia

  • Abogacía Española

  • Ilustre Colegio de Abogados de Las Palmas

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.