India dan Oman akan Tandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif 18 Desember

Diedit oleh: gaya ❤️ one

Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) antara India dan Kesultanan Oman, yang berfungsi setara dengan perjanjian perdagangan bebas, dijadwalkan pada hari Kamis, 18 Desember 2025. Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Serikat Perdagangan dan Industri India, Piyush Goyal, saat berpidato di Forum Bisnis India-Oman yang diselenggarakan di Muskat, Oman. Perjanjian ini merupakan tonggak sejarah karena menandai perjanjian perdagangan bebas pertama yang ditandatangani Oman dalam kurun waktu hampir dua dekade, menyusul perjanjian serupa dengan Amerika Serikat pada Januari 2006.

Penandatanganan resmi akan berlangsung di hadapan Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan Sultan Haitham bin Tariq, yang menggarisbawahi bobot strategis kemitraan ini. Kesepakatan ini bertepatan dengan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara, yang memiliki akar historis dalam hubungan maritim dan perdagangan yang telah berlangsung selama berabad-abad. Menteri Goyal menyoroti posisi geografis Oman sebagai gerbang vital bagi perusahaan India untuk menjangkau pasar Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Eropa Timur, Asia Tengah, dan Afrika.

Data perdagangan bilateral menunjukkan bahwa volume perdagangan mencapai sekitar USD 10,5 miliar pada tahun fiskal 2024-25. Ekspor India ke Oman pada periode tersebut berjumlah USD 4,1 miliar, didominasi oleh nafta dan bensin, sementara impor India dari Oman didominasi oleh produk energi dan pupuk senilai USD 6,6 miliar. Meskipun lebih dari 80% barang India sudah masuk ke Oman dengan tarif rata-rata sekitar 5%, eliminasi tarif melalui CEPA diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekspor industri India, karena beberapa produk masih dikenakan bea hingga 100%.

Investasi India di Oman telah meningkat signifikan, lebih dari tiga kali lipat sejak 2020, mencapai sekitar USD 5 miliar, dengan fokus pada sektor-sektor strategis seperti baja hijau, amonia hijau, manufaktur aluminium, dan logistik. CEPA dirancang untuk membuka peluang di berbagai sektor, termasuk tekstil, pengolahan makanan, otomotif, permata dan perhiasan, bahan kimia pertanian, dan energi terbarukan.

Kedua negara telah mengidentifikasi empat bidang prioritas utama untuk kolaborasi ke depan yang selaras dengan visi nasional masing-masing, yaitu 'Viksit Bharat 2047' India dan 'Vision 2040' Oman. Pilar-pilar tersebut meliputi transisi energi (energi terbarukan, penyimpanan baterai, hidrogen hijau); pengembangan infrastruktur (pelabuhan dan logistik multimodal); keamanan pangan (rantai dingin dan taman pangan); serta kolaborasi ekosistem startup (deep tech, logistik, dan kecerdasan buatan). Kerja sama juga diusulkan dalam layanan profesional, pariwisata, perawatan kesehatan, dan pendidikan.

Keputusan untuk menandatangani perjanjian ini juga memperkuat jejak strategis India di kawasan Teluk, mengingat India kini memiliki perjanjian perdagangan dengan dua dari enam anggota GCC, setelah perjanjian serupa dengan Uni Emirat Arab (UEA). Persetujuan rancangan perjanjian oleh Majlis A' Shura Oman menunjukkan dukungan kelembagaan domestik yang kuat, meskipun negosiasi sempat tertunda karena permintaan peninjauan konsesi tertentu oleh Oman.

14 Tampilan

Sumber-sumber

  • THE INDIAN AWAAZ

  • India And Oman to Sign CEPA on December 18, Oman's First Trade Pact In 19 Years

  • India, Oman to Sign Free Trade Agreement on December 18, Piyush Goyal confirms

  • India–Oman Free Trade Agreement to Unlock New Opportunities Across Key Sectors: Union Minister of Commerce and Industry Shri Piyush Goyal

  • Trade pact with Oman to benefit key labour-intensive sectors: Piyush Goyal - Economy News

  • Why India's upcoming FTA with Oman could transform trade, energy and startups? | Indiablooms - First Portal on Digital News Management

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.