SpaceX Meluncurkan 28 Satelit Starlink dengan Booster Falcon 9 B1100 Debut

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

SpaceX meluncurkan 28 satelit Starlink, saat dentuman sonik mengguncang California.

SpaceX berhasil mengintegrasikan roket Falcon 9 baru ke dalam armada operasionalnya melalui peluncuran sukses pada Minggu, 23 November 2025. Misi ini membawa 28 satelit Starlink, bagian dari kelompok Starlink Grup 11-30, menuju orbit Bumi rendah. Peluncuran penting ini dilaksanakan dari fasilitas Space Launch Complex 4 East (SLC-4E) di Vandenberg Space Force Base, California, dan menandai penambahan armada satelit komunikasi komersial SpaceX yang kini telah melampaui 9.000 unit aktif.

SpaceX baru saja berhasil meluncurkan 28 satelit Starlink tambahan dari California

Peluncuran terjadi pada pukul 3:48 a.m. EST (12:48 a.m. PST waktu setempat), menunjukkan kapabilitas logistik SpaceX untuk operasi di pantai barat Amerika Serikat. Sekitar satu jam dan 19 menit setelah peluncuran, satelit-satelit berhasil dilepaskan dari tahap atas roket. Momen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan SpaceX untuk memperluas jangkauan internet _broadband_ berbasis satelit ke wilayah yang kurang terlayani secara global.

Falcon 9 SpaceX telah diluncurkan dengan sukses dari Vandenberg Space Force Base.

Tonggak sejarah internal yang signifikan ditandai dengan debut pendorong tahap pertama, yang diberi nomor seri Booster 1100 (B1100), yang menyelesaikan penerbangan perdananya dengan sukses. B1100 merupakan pendorong baru kedelapan yang ditambahkan ke armada operasional SpaceX sepanjang tahun 2025, menggarisbawahi laju operasional yang tinggi. Pendorong baru ini, yang menampilkan logo khusus "100" alih-alih gaya nomor seri biasa, mendarat dengan presisi di atas kapal nirawak "Of Course I Still Love You" (OCISLY) di Samudra Pasifik sekitar delapan setengah menit setelah lepas landas.

Secara kolektif, peluncuran ini merupakan misi Falcon 9 ke-150 bagi SpaceX pada tahun 2025, sebuah pencapaian operasional yang menyoroti dominasi perusahaan dalam teknologi roket yang dapat digunakan kembali. Kecepatan tinggi antara misi ini—hanya sehari setelah peluncuran Falcon 9 ke-149 pada Sabtu, 22 November, dari Stasiun Angkatan Antariksa Cape Canaveral—menekankan efisiensi operasional tim SpaceX. Keberhasilan pendaratan B1100 memperkuat filosofi inti SpaceX mengenai penghematan biaya melalui reusabilitas, sebuah strategi yang telah mengubah ekonomi penerbangan antariksa.

Misi ini terjadi di tengah pasar infrastruktur satelit yang berkembang pesat, di mana satelit cetak 3D diproyeksikan tumbuh dengan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR) sebesar 27,23% antara tahun 2025 hingga 2034. Sementara itu, layanan Starlink SpaceX kini melayani lebih dari 8 juta pelanggan secara global, menunjukkan peningkatan permintaan yang signifikan untuk _broadband_ berbasis satelit. Misi ini mengikuti lintasan inklinasi 53 derajat saat bergerak ke tenggara di sepanjang garis pantai California, dan misi berikutnya yang dijadwalkan adalah Transporter-15 pada Rabu, 26 November 2025.

Sumber-sumber

  • Space.com

  • SpaceX launches 28 Starlink satellites on new Falcon 9 rocket from California (video)

  • SpaceX launches 28 satellites in low-Earth orbit - Yahoo News Canada

  • Starlink Mission - SpaceX

  • SpaceX Rocket Launches to Deliver 28 Starlink Satellites | Local News | Noozhawk

  • X Report 23 Nov 2025 - KeepTrack

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.