iPhone Fold: Eksperimen Apple Paling Berani dan Termahal di Tahun 2026

Diedit oleh: Tetiana Pin

Peluncuran iPhone Fold — Apple melakukan hal yang mustahil

Apple mulai melangkah dengan penuh perhitungan ke dalam industri ponsel lipat yang kompetitif. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa perangkat fleksibel pertama mereka kemungkinan akan diberi nama iPhone Fold atau iPhone Ultra, yang dirancang sebagai perpaduan antara ponsel pintar dan tablet ringkas. Alih-alih sekadar meniru desain yang sudah ada seperti Galaxy Fold, perusahaan asal Cupertino ini berusaha menghadirkan interpretasi unik mereka sendiri terhadap perangkat lipat.

Para analis memprediksi bahwa peluncuran iPhone lipat ini akan menjadi salah satu peristiwa paling signifikan di pasar teknologi pada tahun 2026. Berdasarkan estimasi dari SAG, Apple berpotensi langsung menguasai hingga 28% pangsa pasar ponsel lipat pada tahun pertama penjualannya. Meskipun produk ini diperkirakan akan diperkenalkan pada September 2026 bersamaan dengan jajaran iPhone 18 Pro, distribusi resminya mungkin baru dimulai pada Desember karena kendala pasokan memori dan komponen vital lainnya. Penundaan tiga bulan ini juga dimaksudkan untuk menyempurnakan integrasi perangkat keras dan perangkat lunak, belajar dari pengalaman masalah konektivitas pada iPhone 17 Pro sebelumnya.

Berdasarkan bocoran saat ini, iPhone lipat ini akan mengusung desain lipat horizontal atau tipe "buku". Saat dilipat, bentuknya akan cenderung lebih lebar daripada memanjang, menyerupai buku catatan kecil yang elegan. Ketika dibuka, pengguna akan disambut oleh layar internal berukuran sekitar 7,8 inci dengan rasio aspek 4:3, memberikan pengalaman yang sangat mirip dengan menggunakan iPad mini. Sementara itu, layar eksternal sebesar 5,5 inci akan tetap memberikan pengalaman penggunaan ponsel standar tanpa perlu membuka perangkat. Untuk menjaga kekuatan struktural pada bodi yang sangat tipis—hanya 4,5 mm saat terbuka—Apple berencana menggunakan sasis berbahan titanium.

Tantangan teknis terbesar pada ponsel lipat adalah bekas lipatan atau "crease" yang terlihat pada layar. Apple dilaporkan sedang mengatasi masalah ini dengan teknologi kaca dua lapis UTG/UFG serta mekanisme engsel baru yang dirancang untuk meminimalkan lipatan dan meningkatkan daya tahan. Karena keterbatasan ruang internal, modul TrueDepth untuk Face ID kemungkinan besar akan ditiadakan. Sebagai gantinya, Apple diprediksi akan menyematkan Touch ID pada tombol daya, serupa dengan desain beberapa model iPad terbaru. Untuk sektor fotografi, kamera belakang dikabarkan akan menggunakan konfigurasi dua modul yang disusun secara horizontal, mengikuti gaya desain iPhone Air.

Dari sisi harga, iPhone lipat ini dipastikan akan mengisi segmen ultra-premium. Versi dasarnya diperkirakan akan dibanderol dengan harga lebih dari 2.000 dolar AS, menjadikannya model iPhone paling mahal di tahun 2026. Meskipun Apple memasuki ceruk pasar ini lebih lambat dibandingkan para pesaingnya, mereka bertaruh pada desain yang lebih matang dan perbedaan fungsional yang nyata dibandingkan perangkat lipat Android lainnya. Jika proyek ini berhasil, iPhone lipat tidak hanya akan memperketat persaingan dengan Samsung sebagai pemimpin pasar saat ini, tetapi juga menetapkan standar baru bagi seluruh kategori perangkat layar fleksibel di masa depan.

8 Tampilan

Sumber-sumber

  • telefonino.net

  • Hardware Upgrade

  • MacRumors

  • Pakistan Today

  • Barclays

  • The Financial Express

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.