A £750m film studio in Marlow gets the green light, promising jobs and growth as Labour prioritises industry over local objections. #UKNews #CreativeIndustries #TheParliamentPolictics Read More: parliamentnews.co.uk
Pemerintah Inggris Akhirnya Setujui Proyek Marlow Film Studios Senilai £750 Juta Setelah Banding
Diedit oleh: An goldy
Pemerintah Britania Raya telah memberikan lampu hijau final untuk pembangunan Marlow Film Studios yang bernilai 750 juta poundsterling. Keputusan ini membatalkan keputusan sebelumnya yang dibuat oleh Dewan Buckinghamshire. Persetujuan akhir ini dikeluarkan oleh Menteri Negara untuk Perumahan, Steve Reed, yang baru menjabat pada 5 September 2025. Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses dengar pendapat publik yang merekomendasikan agar skema pembangunan ini dilanjutkan. Dokumen persetujuan resmi yang terdiri dari 266 halaman ini dipublikasikan menjelang pengumuman Anggaran negara.
Proyek ambisius ini dipandang sebagai langkah besar bagi sektor kreatif Inggris. Tujuannya adalah untuk memperkuat posisi negara tersebut sebagai pusat produksi film internasional dan menarik investasi global yang signifikan. Lokasi pembangunan studio seluas 36 hektar ini adalah bekas lahan tempat pembuangan sampah yang terletak di sebelah timur Marlow. Awalnya, pada Mei 2024, Dewan Buckinghamshire menolak permohonan izin perencanaan. Alasan penolakan tersebut mencakup kekhawatiran mengenai dampak terhadap jaringan jalan lokal dan penggunaan lahan yang masuk dalam zona 'green belt' atau sabuk hijau.
Setelah pengembang, Dido Property Limited, mengajukan banding, diadakanlah dengar pendapat publik di High Wycombe pada Januari dan Februari 2025. Hasil dari sesi tersebut adalah rekomendasi dari inspektur perencanaan untuk menyetujui proyek tersebut. Keputusan pemerintah yang mengesahkan proyek ini menunjukkan adanya perubahan arah signifikan dari penolakan awal dewan lokal.
Fasilitas studio film masa depan ini diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di Inggris. Rencananya akan mencakup 18 paviliun suara (sound stages), bengkel produksi, serta ruang kantor yang memadai. Selain itu, proyek ini juga berkomitmen untuk mendirikan akademi keterampilan dan budaya. Akademi ini akan berfokus pada penguasaan kecerdasan buatan (AI) dan peran revolusi digital dalam seni bercerita. Sejumlah tokoh terkemuka dalam industri perfilman memberikan dukungan kuat terhadap inisiatif ini, termasuk James Cameron, sutradara film ikonik seperti 'Titanic' dan 'Avatar', serta Sam Mendes, yang menyutradarai '1917'.
Para pendukung proyek ini meyakini bahwa pengembangan ini akan mendatangkan modal investasi substansial. Mereka memprediksi terciptanya hingga 4.000 lapangan kerja selama kurun waktu sepuluh tahun, dengan separuhnya, yaitu 2.000 pekerjaan, akan diserap oleh perekonomian lokal. Dalam dekade pertama operasinya, proyek ini diperkirakan menyuntikkan sekitar 3,2 miliar poundsterling dalam bentuk investasi pertumbuhan. Pemerintah dalam keputusannya menekankan bahwa kompleks ini akan berkontribusi pada pembentukan klaster yang lebih kuat di London Barat sekaligus menjaga daya saing Inggris di kancah internasional.
Robert Laycock, CEO Marlow Film Studios, menyambut baik putusan tersebut. Ia menyatakan bahwa persetujuan ini adalah 'sebuah mosi percaya yang sesungguhnya terhadap Inggris dan industri kreatifnya'. Keputusan ini juga memiliki konteks yang lebih luas dalam lanskap industri film. Pada tahun 2022, total pengeluaran untuk produksi film dan televisi beranggaran besar di Inggris mencapai 6,27 miliar poundsterling. Angka tersebut menunjukkan bahwa 86% di antaranya berasal dari investasi asing. Khusus investasi Amerika Serikat saja mencapai 1,36 miliar poundsterling pada tahun yang sama. Proyek pembangunan studio ini, yang merevitalisasi lahan bekas TPA yang kurang dimanfaatkan, sejalan dengan Strategi Industri pemerintah yang bertujuan menarik investasi berskala global.
Sumber-sumber
Bucks Free Press
Devdiscourse
Screen Daily
Bucks Free Press
Broadcast
Deadline
TVBEurope
UK Screen Investment Summit
News.az
Financial News
Broadcast
Screen Daily



