Netflix Amankan Hak Streaming Global Film "The Legend of Zelda" Pasca Penayangan di Bioskop
Diedit oleh: An goldy
Layanan streaming raksasa Netflix telah resmi mengamankan hak streaming global eksklusif untuk adaptasi film live-action "The Legend of Zelda" dari Sony Pictures Entertainment (SPE). Kesepakatan strategis ini mencakup hak penayangan platform setelah film tersebut menyelesaikan masa tayangnya di bioskop serta seluruh rangkaian distribusi melalui media fisik untuk penggunaan di rumah.
Keputusan besar ini merupakan bagian dari perluasan perjanjian lisensi multi-tahun "Pay-1" antara Netflix dan SPE. Kerja sama ini memperdalam kolaborasi mereka sebelumnya yang semula hanya terbatas pada wilayah Amerika Serikat, Jerman, dan beberapa negara di Asia Tenggara. Laporan industri menunjukkan bahwa nilai kesepakatan raksasa ini diperkirakan melampaui angka 7 miliar dolar, meskipun angka tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh kedua belah pihak. Implementasi hak siar akan dimulai secara bertahap mulai akhir tahun ini, dengan target akses global penuh di platform Netflix diharapkan tercapai pada awal tahun 2029.
Selain hak siar untuk film Zelda, perjanjian ini juga mencakup lisensi bagi Netflix untuk menayangkan sejumlah film dan acara televisi dari katalog lama Sony Pictures yang belum ditentukan jumlahnya. Langkah ini memberikan Netflix akses ke perpustakaan konten yang sangat luas, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam menghadapi persaingan pasar streaming global yang semakin kompetitif dan dinamis.
Penayangan perdana film "The Legend of Zelda" di layar lebar sendiri telah dijadwalkan pada tanggal 7 Mei 2027. Proyek ambisius ini menyusul kesuksesan luar biasa film animasi "The Super Mario Bros. Movie" pada tahun 2023 yang berhasil mengumpulkan pendapatan lebih dari 1,36 miliar dolar di box office global. Film ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Nintendo untuk merilis produk sinematik secara berkala. Wes Ball, yang dikenal lewat karyanya dalam waralaba "Maze Runner" dan "Kingdom of the Planet of the Apes", ditunjuk sebagai sutradara, sementara naskahnya dikerjakan oleh Derek Connolly yang sebelumnya menggarap "Jurassic World". Shigeru Miyamoto, pencipta legendaris semesta Zelda, bertindak sebagai produser eksekutif bersama veteran Marvel Studios, Avi Arad.
Proses pengambilan gambar utama film ini dimulai pada November 2025 di Selandia Baru dan diproyeksikan akan selesai pada April 2026. Peran-peran utama telah dipercayakan kepada aktor muda berbakat asal Inggris, di mana Beau Bragason akan memerankan Putri Zelda dan Benjamin Evan Ainsworth akan berperan sebagai Link. Miyamoto, yang menciptakan dunia Zelda pertama kali pada tahun 1986, secara langsung mengumumkan pemilihan pemeran tersebut dan menyatakan harapan besarnya untuk melihat para aktor ini menghidupkan karakter ikonik tersebut di layar lebar. Berdasarkan informasi awal, alur cerita film akan berfokus pada petualangan Link, seorang pejuang muda yang harus menyelamatkan Kerajaan Hyrule dari ancaman penguasa kegelapan Ganon dan memulihkan kekuatan Triforce.
Akuisisi hak streaming eksklusif pasca-bioskop oleh Netflix ini semakin memperkuat portofolio platform tersebut dengan proyek-proyek besar dari SPE, termasuk penutup trilogi animasi Spider-Man yang sangat dinantikan, "Spider-Man: Beyond the Spider-Verse". Langkah strategis ini menekankan nilai konten film premium yang terus meningkat dalam persaingan platform streaming global yang ketat. Selain itu, kolaborasi ini menandai babak baru yang signifikan dalam ekspansi Nintendo untuk menjangkau audiens yang lebih luas di luar dunia video gim tradisional.
11 Tampilan
Sumber-sumber
IGN Italia
Gameswelt
GameSpot
GameSpot
IGN
Variety
StreamTV Insider
GameSpot
Radio Times
Screen Daily
Polygon
Forbes
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
