Fisikawan Usulkan Struktur Kausalitas Baru untuk Mengatasi Masalah Pengamat Kuantum
Diedit oleh: Irena I
Sebuah upaya teoretis signifikan sedang berlangsung dalam fisika untuk menyelesaikan tantangan konseptual mendasar dalam mekanika kuantum, khususnya mengenai peran pengamat dalam proses pengukuran. Upaya ini, yang berevolusi dari penelitian tahun 2024 menuju tahun 2025, berupaya menghilangkan kebutuhan akan pengamat dari persamaan kuantum inti dengan menyusun kembali realitas berdasarkan prinsip kausalitas yang mendasarinya.
Fokus utama adalah pada interpretasi Kopenhagen, di mana 'keruntuhan fungsi gelombang' saat pengukuran menimbulkan pertanyaan filosofis tentang batas antara entitas yang mengamati dan yang diamati, sebuah masalah yang menggema pertanyaan historis Einstein mengenai keberadaan Bulan. Para peneliti utama di balik kerangka kerja baru ini adalah Dr. Nick Ormrod, seorang Peneliti Pasca-doktoral di Perimeter Institute for Theoretical Physics di Waterloo, Kanada, dan Profesor Jonathan Barrett dari University of Oxford, yang penelitiannya mencakup ilmu informasi kuantum dan dasar-dasar teori kuantum.
Karya mereka menyintesis wawasan dari skenario Wigner's Friend dan pemodelan kausal kuantum, menggabungkan ide-ide dari interpretasi Mekanika Kuantum Relasional dan Sejarah Konsisten. Dr. Ormrod dijadwalkan untuk mempresentasikan pekerjaan ini pada Oktober 2025 di konferensi peringatan seratus tahun mekanika kuantum di Perimeter Institute. Aspek lain dari lanskap ini melibatkan Yasaman Yazdi, yang telah membahas pertanyaan fundamental dalam Teori Himpunan Kausal (Causal Set Theory) pada konferensi 'Quantum Gravity 2025'.
Kerangka kerja kausal yang diusulkan ini menawarkan struktur matematis yang elegan, berpotensi menjelaskan sejarah yang konsisten tanpa memerlukan keruntuhan. Kekuatan utamanya terletak pada kemampuannya untuk menawarkan resolusi realitas yang bergantung pada konteks untuk paradoks seperti Wigner's Friend, di mana fakta-fakta menjadi relatif terhadap jaringan kausal tertentu. Secara fundamental, kesimpulan yang diimplikasikan oleh Ormrod dan Barrett adalah bahwa realitas muncul dari jaringan hubungan kausal mendasar, bukan dari pengamatan, dengan determinisme beroperasi melalui struktur interaksi.
Namun, tantangan signifikan tetap ada: kerangka kerja ini saat ini kekurangan prediksi baru yang dapat diuji secara eksperimental yang secara jelas membedakannya dari interpretasi mekanika kuantum standar. Para kritikus berpendapat bahwa mengganti 'pengamatan' dengan 'gelembung kausal' mungkin hanya merupakan pergeseran semantik. Keberhasilan teori ini sangat bergantung pada verifikasi eksperimental di masa depan yang dapat mengisolasi prediksinya dari model yang sudah ada, sebuah langkah yang relevan untuk menyatukan mekanika kuantum dengan Relativitas Umum.
Secara historis, pendekatan ini berusaha mengatasi jurang filosofis dalam mekanika kuantum, yang menopang banyak teknologi saat ini. Kerangka kerja ini mengintegrasikan ide-ide dari Interpretasi Sejarah Konsisten dan Mekanika Kuantum Relasional, yang terkadang disebut sebagai 'Teori Penyeimbangan Kuantum'. Meskipun teori ini menawarkan pandangan yang lebih terstruktur, sifat probabilistiknya berarti bahwa struktur kausal menentukan kemungkinan peristiwa, bukan menentukan secara pasti apa yang akan terjadi pada persimpangan tertentu.
Sumber-sumber
iXBT.com
Tom's Hardware
A totally new way to solve quantum weirdness? - YouTube
The Causal Set Approach to Quantum Gravity - Imperial College London
What you need to know about the Quantum revolution in 2025 | Star Party - YouTube
Causal structure in the presence of sectorial constraints, with application to the quantum switch
A totally new way to solve quantum weirdness? - YouTube
Quantum Influences and Event Relativity - Emergent Mind
Nick Ormrod - University of Oxford Department of Computer Science
100 Years of Quantum: Perspectives on its Past, Present, and Future
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
