Hawaii Jadi Poros Utama Perluasan Bank Gen Global untuk Spesies Terancam Punah
Diedit oleh: Olga Samsonova
Kepulauan Hawaii kini memegang peran sentral dalam sebuah inisiatif konservasi global yang ambisius, dengan target ambisius untuk memperluas penyimpanan data biologis atau biobanking bagi seluruh spesies yang terancam punah pada tahun 2075. Biobanking, yang mencakup proses pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan distribusi sampel biologis beserta datanya, diakui sebagai instrumen penting dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati dunia. Pengumuman langkah besar ini disampaikan dalam forum penting, yaitu Kongres Dunia Konservasi International Union for Conservation of Nature (IUCN) yang diselenggarakan di Abu Dhabi.
Museum Bishop, yang berfungsi sebagai Museum Sejarah Alam dan Budaya Negara Bagian Hawaii, telah menjalin kemitraan strategis dengan San Diego Zoo Wildlife Alliance (SDZWA) untuk meningkatkan kapabilitas biobanking di seluruh wilayah Pasifik. Kemitraan ini menyatukan keahlian koleksi Pasifik yang dimiliki Museum Bishop selama lebih dari satu abad dengan fasilitas "Frozen Zoo" milik SDZWA, yang dikenal sebagai bank gen hewan liar terlengkap di dunia. Fokus utama kolaborasi ini adalah pelatihan bagi para konservasionis lokal dan pengamanan warisan spesies paling rentan di Hawaii, termasuk burung hutan langka serta siput darat asli Hawaii kuno yang dikenal sebagai kāhuli.
Upaya ini tidak hanya berorientasi pada perlindungan keanekaragaman hayati unik kepulauan tersebut, tetapi juga bertujuan menjaga warisan budayanya. Fasilitas Waihona Ola Pacific Biobank milik Museum Bishop saat ini telah menyimpan lebih dari 95.000 sampel keanekaragaman hayati Pasifik. Perluasan di masa mendatang akan mencakup lini sel hidup, jaringan, dan materi reproduksi yang sangat vital untuk upaya restorasi dan konservasi di kemudian hari. Dr. Nadine Lamberski dari SDZWA menekankan bahwa upaya biobanking memberikan harapan dengan meningkatkan ketahanan spesies, yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi manusia dan alam.
Kemitraan ini merupakan bagian dari upaya global yang lebih luas, di mana Hawaii ditetapkan sebagai salah satu dari empat lokasi percontohan, bersama dengan Kenya, Vietnam, dan Peru, untuk membangun jaringan biobanking global yang terdistribusi. Keputusan ini menggarisbawahi urgensi perlindungan di wilayah tersebut, mengingat Hawaii pernah dijuluki sebagai 'ibu kota kepunahan dunia' karena tingginya ancaman terhadap spesies endemik, seperti burung madu Hawaii yang rentan terhadap penyakit akibat perluasan jangkauan nyamuk karena perubahan iklim.
Sumber-sumber
Maui Now | Hawaii News | Local Maui News and Information | Hawaii News
IUCN World Conservation Congress
United Arab Emirates to host IUCN World Conservation Congress 2025
Summary report 9–15 October 2025
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
