Puncak Fungsi Fisik dan Kognitif Manusia Terjadi dalam Dua Gelombang Molekuler Terpisah

Diedit oleh: Olga Samsonova

Sebuah studi longitudinal yang menganalisis perubahan molekuler seiring waktu mendefinisikan ulang pemahaman mengenai tonggak pencapaian dalam rentang hidup manusia, mengindikasikan bahwa puncak kemampuan fisik terjadi jauh lebih awal dibandingkan dengan kematangan kognitif.

Penelitian ini, yang memanfaatkan desain observasi berulang pada subjek yang sama dalam jangka waktu panjang, meminimalkan bias efek kohort untuk memberikan wawasan akurat mengenai perubahan terkait usia. Kebugaran fisik secara menyeluruh, termasuk daya tahan otot, mencapai titik tertinggi pada awal masa dewasa, dengan penurunan yang mulai terasa signifikan sekitar usia 35 tahun untuk kedua jenis kelamin. Kekuatan eksplosif dapat memuncak lebih awal, sementara daya tahan aerobik umumnya bertahan hingga pertengahan usia tiga puluhan.

Sebaliknya, fungsi mental secara keseluruhan, yang mencakup aspek kebijaksanaan dan kontrol emosional, mencapai titik optimalnya pada rentang usia yang jauh lebih matang, yakni antara 55 hingga 60 tahun. Karakteristik psikologis kunci lain, seperti sifat kehati-hatian (*conscientiousness*), terbukti mencapai puncaknya sekitar usia 65 tahun, dan stabilitas emosional terus menunjukkan peningkatan positif hingga usia 75 tahun. Studi menunjukkan bahwa fase perkembangan otak manusia mencapai puncaknya pada usia 30-an, menggarisbawahi plastisitas otak di awal masa penuaan.

Secara molekuler, penelitian inovatif dari Universitas Stanford, yang dipublikasikan di jurnal Nature Aging, mengidentifikasi dua periode perubahan molekuler yang signifikan, yaitu pada usia sekitar 44 tahun dan 60 tahun, alih-alih perubahan yang bertahap. Pada usia 44 tahun, perubahan molekuler terkait metabolisme alkohol dan kafein mulai terlihat, sementara di usia 60 tahun, penurunan fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan ginjal menjadi lebih signifikan. Pergeseran hormonal juga berperan, dengan penurunan estrogen yang substansial pada wanita sekitar usia 50 tahun selama periode menopause.

Temuan dari Stanford dan Nanyang Technological University menunjukkan bahwa titik transisi penuaan di sekitar usia 55 tahun mungkin merupakan fenomena umum pada kedua jenis kelamin. Ilmu pengetahuan mengonfirmasi bahwa meskipun kehebatan fisik bersifat sementara, penilaian yang matang dapat bertahan hingga usia lanjut. Untuk mengoptimalkan rentang kesehatan (*healthspan*) dan memperlambat kemunduran biologis, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan durasi olahraga intensitas sedang minimal 150 hingga 300 menit per minggu, diintegrasikan dengan latihan kekuatan otot setidaknya dua hari seminggu.

7 Tampilan

Sumber-sumber

  • News18 India

  • Daily Express

  • Science Alert

  • TSN.ua

  • The Independent

  • Journal of Cachexia, Sarcopenia and Muscle

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.