Honor Guncang MWC 2026 dengan Robot Phone Ber-Gimbal dan Asisten Humanoid Canggih
Diedit oleh: Svetlana Velgush
Produsen elektronik asal Tiongkok, Honor, baru saja mencuri perhatian pada acara pembuka menjelang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. Dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 5 Maret 2026 tersebut, Honor memperkenalkan serangkaian perangkat konsep dan komersial yang menggabungkan robotika canggih dengan kecerdasan buatan multimodal. Bintang utama dari presentasi ini adalah "Robot Phone", sebuah kategori baru ponsel pintar yang menjadi pilar utama dalam strategi "Augmented Human Intelligence" (AHI) milik perusahaan.
Fitur revolusioner dari Robot Phone ini terletak pada sistem stabilisasi mekanis tiga sumbu (gimbal) dengan empat derajat kebebasan (4DoF) yang menopang kamera utama beresolusi 200 megapiksel. Teknologi ini memungkinkan kamera untuk secara fisik melacak gerakan pengguna, mengangguk, atau bahkan bergerak mengikuti irama musik, sehingga mendukung fitur seperti AI Video Calls dari berbagai sudut. Untuk mewujudkan mekanisme ini, Honor mengembangkan mikromotor khusus yang diklaim 70% lebih kecil dibandingkan standar industri, dengan kekuatan sasis mencapai 2800 MPa dan akurasi simulasi hingga 0,001 mm.
Dalam upaya meningkatkan kemampuan pemrosesan gambar, Honor mengumumkan kolaborasi teknis strategis dengan ARRI, perusahaan asal Munich yang tersohor dengan teknologi sinematografi profesionalnya. Kemitraan ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu warna sinematik khas ARRI langsung ke dalam alur kerja pemrosesan gambar ponsel pintar tersebut. CEO Honor, James Lee Jian, menegaskan bahwa ambisi mereka adalah membawa standar dan proses kerja yang selama ini membentuk bahasa visual perfilman dunia ke dalam perangkat konsumen. Ini menandai pertama kalinya ARRI menanamkan teknologi pencitraannya secara langsung ke dalam produk elektronik konsumen seperti ini.
Tak hanya berhenti pada ponsel pintar, Honor juga memamerkan asisten robot humanoid pertamanya yang mampu melakukan aksi tarian dan salto di atas panggung Barcelona. Robot ini dirancang untuk membantu sektor ritel atau berfungsi sebagai pendamping pribadi, yang merupakan bagian dari langkah strategis Honor menuju perangkat keras berbasis AI dengan dukungan investasi sebesar 10 miliar dolar AS selama lima tahun ke depan. Menurut James Lee, Robot Phone diciptakan untuk "memberikan tubuh dan jiwa pada AI", dengan rencana peluncuran komersial pada paruh kedua tahun 2026, yang awalnya akan difokuskan untuk pasar Tiongkok.
Selain inovasi robotika, presentasi tersebut juga mencakup peluncuran ponsel lipat Magic V6, tablet MagicPad 4, dan laptop MagicBook Pro 14, yang semakin memperkuat ekosistem perangkat berbasis AHI dari Honor. Langkah ekspansif ini terjadi di tengah dinamika pasar tahun 2025, di mana pengiriman Honor di Tiongkok mengalami penurunan sebesar 12,6%, namun justru mencatat pertumbuhan sebesar 4% di pasar Eropa. Berdasarkan data dari Omdia, Honor kini menempati posisi kelima dengan pangsa pasar sebesar 3% di Eropa. Integrasi komponen robotika dan kerja sama dengan ARRI ini menetapkan standar baru bagi perangkat keras ponsel pintar, dengan menggeser fokus pada interaksi fisik dan kualitas konten sinematik.
32 Tampilan
Sumber-sumber
Компьютерра
Free Press Journal
South China Morning Post
Tech in Asia
Xinhua News Agency
Upstage Solar AI
TechCrunch
Lowyat.NET
Huawei Central
People's Daily Online
Pandaily
Ubergizmo
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



