Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Memicu Eskalasi Regional Pasca Serangan Gabungan AS-Israel
Diedit oleh: Aleksandr Lytviak
Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, memicu eskalasi militer yang signifikan di Timur Tengah, menyusul operasi gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Operasi tersebut, yang diberi kode sandi 'Operation Epic Fury' oleh Departemen Pertahanan AS dan 'Roaring Lion' oleh Israel, dilaporkan menargetkan penggulingan pemerintahan Iran dan mengakibatkan tewasnya Khamenei yang berusia 86 tahun di kediamannya di Teheran. Iran secara resmi mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi mereka pada hari Minggu, 1 Maret 2026, dan segera mengumumkan masa berkabung publik selama 40 hari serta tujuh hari libur nasional.
Tindakan balasan Iran segera terjadi dengan peluncuran serangan rudal dan drone ekstensif terhadap Israel dan pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Teluk, menandai titik ketegangan geopolitik baru di kawasan tersebut. Serangan awal AS dan Israel pada hari Sabtu dilaporkan menewaskan Khamenei serta beberapa pejabat tinggi Iran, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Abdol Rahim Mousavi, Menteri Pertahanan Jenderal Aziz Nasirzadeh, dan Kepala IRGC Jenderal Mohammad Pakpour. Media pemerintah Iran melaporkan korban jiwa dari serangan awal mencapai 201 orang tewas dan 747 lainnya luka-luka, dengan 108 korban di antaranya berada di Minab. Sementara itu, militer Israel mengklaim telah menghantam sekitar 500 target di Iran.
Dampak serangan balasan Iran juga dirasakan di Uni Emirat Arab (UEA), di mana Kementerian Pertahanan melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat mayoritas dari 137 rudal balistik dan 209 drone Iran yang diluncurkan ke wilayah negara tersebut. Laporan menyebutkan adanya korban cedera di Bandara Internasional Dubai (DXB) dan satu kematian serta tujuh cedera di Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi akibat puing-puing. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan balasan terhadap 27 pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Konflik ini terjadi setelah negosiasi nuklir antara AS dan Iran runtuh pada hari Kamis sebelumnya, di tengah latar belakang kerusuhan internal yang telah melanda Iran sejak akhir tahun 2025. Dalam konteks suksesi, Majelis Ahli dijadwalkan berkumpul pada hari Minggu, 1 Maret 2026, untuk memulai proses pemilihan Pemimpin Tertinggi ketiga, dengan kandidat potensial termasuk Mojtaba Khamenei, Hassan Khomeini, dan Ali Larijani. Untuk sementara, kekosongan kepemimpinan diisi oleh dewan transisi yang terdiri dari Presiden interim Masoud Pezeshkian, Kepala Lembaga Peradilan Gholam-Hossein Mohseni-Ejei, dan satu anggota Dewan Garda Konstitusi.
Eskalasi ini membawa konsekuensi ekonomi global yang signifikan, terutama setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 15 juta barel minyak mentah per hari. Analis energi memprediksi harga minyak mentah Brent dapat melonjak sekitar 20 dolar AS per barel pada awal perdagangan 2 Maret karena premi risiko yang meningkat, dengan skenario ekstrem penutupan total Selat Hormuz diperkirakan dapat mendorong harga melampaui 100 dolar AS per barel. Di tengah dinamika ini, Oman dilaporkan mengambil peran sebagai mediator, sementara Rusia telah meminta pertemuan khusus dengan IAEA untuk membahas situasi yang memanas.
30 Tampilan
Sumber-sumber
Deutsche Welle
Al Jazeera Online
Deutsche Welle
New York Post
Deutsche Welle
Deutsche Welle
IOL
Deutsche Welle
Daily Mail Online
Daily Mail Online
Deutsche Welle
Deutsche Welle
Al Jazeera Online
The New York Times
Daily Mail Online
The Washington Post
The Guardian
Wikipedia
CBS News
Wikipedia
The Guardian
ARAB NEWS
Wikipedia
Middle East Eye
The Straits Times
The Mirror US
The Washington Post
AP News
CBS News
WUSA9
CBS News
The Washington Post
The Times of Israel
The Guardian
Iran International
RTS
Radio Slobodna Evropa
The Guardian
CBS News
N1
The Guardian
The Times of Israel
Wikipedia
The Washington Post
Manara Magazine
The Guardian
The Times of Israel
Al Jazeera
The Washington Post
Wikipedia
24 Канал
INTERFAX.RU
Reuters
УНН
The Washington Post
Grand Pinnacle Tribune
NBC Sports
Wikipedia
San Francisco Chronicle
Gonzaga University Athletics
The Guardian
The Guardian
The White House
Wikipedia
GOV.UK
Deutschlandfunk
ZDFheute
Wikipedia
Wikipedia
Heute.at
Українська правда
Укрінформ
ТСН
UAinfo
РБК-Україна
Xinhua
Al Jazeera
Wikipedia
The Guardian
AP News
The Washington Post
Wikipedia
CBS News
The Guardian
CSIS Events
CBS News
Reuters
Al Jazeera
The Japan Times
The Washington Post
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



