Koki Bintang Michelin Angkat Extra Virgin Olive Oil ke Tingkat Seni Kuliner

Diedit oleh: Olga Samsonova

Extra Virgin Olive Oil (EVOO) kini diakui secara global oleh koki berbintang Michelin dengan kompleksitas yang setara dengan varietas anggur terbaik. Pengakuan ini menandai evolusi signifikan, di mana EVOO telah bertransisi dari sekadar pelengkap sederhana menjadi komponen rasa yang mendalam dalam kreasi gastronomi tingkat tinggi. Para juru masak terkemuka mengeksplorasi profil rasa minyak zaitun, menempatkannya sejajar dengan bahan-bahan premium lainnya dalam hierarki dapur modern.

Tren kontemporer di kalangan merek EVOO menekankan detail krusial seperti tanggal panen, wilayah asal, dan tingkat kandungan polifenol. Metrik ini digunakan untuk mengkomunikasikan profil rasa yang berbeda, mulai dari nuansa rumput segar hingga sensasi pedas lada yang khas pada akhir rasa. Kandungan polifenol, yang merupakan senyawa antioksidan kuat, dihargai tidak hanya karena manfaat kesehatannya tetapi juga karena kontribusinya pada stabilitas minyak terhadap oksidasi. Fokus artisanal ini mengarah pada minyak zaitun dengan kandungan polifenol tinggi, sering kali ditawarkan dengan transparansi mengenai asal-usulnya, seperti minyak dari perkebunan tunggal (single-estate).

Penggunaan EVOO mengalami inovasi radikal di dapur modern, di mana para chef mulai mengintegrasikannya ke dalam bentuk yang tidak terduga, termasuk bubuk dan es krim. Eksperimen ini menunjukkan pergeseran paradigma dalam aplikasinya, melampaui peran tradisionalnya sebagai dressing atau bahan perendam. Beberapa tren kuliner menampilkan es krim vanila yang disiram dengan EVOO dan taburan garam laut, sebuah konsep yang dikenal di Italia sebagai 'gelato con olio e sale'.

Kualitas EVOO yang tinggi, yang dihasilkan melalui teknik perasan dingin (cold-pressed) tanpa panas atau bahan kimia, menjamin keasaman di bawah 0,8% dan kaya akan nutrisi seperti vitamin E dan asam lemak tak jenuh tunggal. Meskipun demikian, pemanasan berlebihan dapat merusak kandungan nutrisi dan antioksidan ini, dengan titik asap EVOO yang relatif rendah, sekitar 160 derajat Celsius, membatasi penggunaannya pada suhu rendah hingga sedang untuk menumis.

Di tengah apresiasi terhadap kompleksitas rasa, minyak zaitun semakin diakui sebagai alternatif yang lebih sehat dibandingkan mentega, terutama bagi mereka yang membatasi lemak jenuh. Untuk setiap satu cangkir mentega, sekitar tiga perempat cangkir minyak zaitun dapat digunakan sebagai pengganti dalam beberapa resep, meskipun sifatnya yang tidak padat kurang ideal untuk aplikasi yang membutuhkan tekstur krim seperti frosting kue. Selain itu, minyak zaitun secara konsisten dikaitkan dengan manfaat kesehatan kardiovaskular yang signifikan, termasuk penurunan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, sebagaimana ditunjukkan oleh penelitian terhadap populasi Mediterania.

9 Tampilan

Sumber-sumber

  • Le Monde.fr

  • Current time information in Creuse, FR

  • Good Housekeeping

  • Premium Olive Oils Retailer

  • The Independent

  • Olivea

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.