Film Animasi Terbaru Sony Pictures «Goat» Dijadwalkan Rilis 13 Februari 2026 dalam Rangkaian NBA All-Star Weekend

Diedit oleh: An goldy

Sony Pictures Animation secara resmi telah menetapkan tanggal penayangan perdana untuk proyek film animasi layar lebar terbaru mereka yang sangat dinantikan, berjudul «Goat» (Kambing). Film ini dijadwalkan untuk menyapa para penggemar di bioskop pada tanggal 13 Februari 2026. Pemilihan waktu rilis ini bukanlah tanpa alasan, karena sengaja dirancang untuk bertepatan dengan kemeriahan akhir pekan NBA All-Star yang akan dipusatkan di kota Los Angeles. Langkah strategis ini diharapkan dapat menarik perhatian jutaan penggemar olahraga dan keluarga yang berkumpul untuk merayakan salah satu ajang atletik terbesar di dunia tersebut.

Film ini hadir sebagai sebuah karya komedi aksi orisinal yang mengambil latar belakang di sebuah dunia yang sepenuhnya dihuni oleh populasi hewan. Di balik layar, Tyree Dillihay dipercaya untuk menduduki posisi sutradara. Dillihay bukanlah nama baru dalam industri hiburan, mengingat rekam jejaknya yang mengesankan saat menggarap 32 episode sitkom populer «Bob's Burgers» yang membuatnya berhasil meraih dua nominasi penghargaan bergengsi Emmy. Fokus utama cerita ini adalah pada sosok Will Harris, seekor kambing kecil yang memiliki impian dan ambisi yang melampaui ukuran fisiknya. Will berusaha keras untuk membuktikan jati dirinya dalam dunia «roarball», sebuah olahraga fiktif yang sangat kompetitif dan penuh dengan kontak fisik keras, di mana biasanya hanya hewan-hewan bertubuh raksasa dan memiliki kecepatan tinggi yang mampu mendominasi lapangan. Dengan semangat pantang menyerah, Will mengusung slogan inspiratif «smalls can ball!» untuk membuktikan bahwa ukuran tubuh bukanlah penghalang untuk menjadi seorang juara.

Keunikan dari olahraga roarball ini terletak pada desain arenanya yang sangat dinamis dan berskala besar, lengkap dengan berbagai rintangan lingkungan yang menantang. Para atlet hewan harus mampu beradaptasi dengan medan yang berubah-ubah, mulai dari rintangan tanaman merambat yang menjuntai hingga permukaan es yang sangat licin. Kondisi ini memaksa setiap karakter untuk memanfaatkan seluruh keunggulan anatomi alami mereka, seperti penggunaan tanduk yang kuat, sayap untuk manuver udara, hingga ekor yang lincah. Michelle Raimo Kouyate, selaku produser eksekutif, memberikan gambaran menarik mengenai estetika film ini dengan menyebutnya sebagai sebuah «rebusan visual». Gaya visual «Goat» merupakan perpaduan harmonis antara nuansa liar hutan belantara dengan atmosfer urban khas Brooklyn, yang kemudian dibumbui dengan elemen-elemen kuat dari budaya bola basket, musik hip-hop, serta tren mode yang sedang berkembang saat ini.

Kekuatan film ini semakin bertambah dengan keterlibatan jajaran pengisi suara yang terdiri dari bintang-bintang ternama. Karakter protagonis Will Harris disuarakan oleh Caleb McLaughlin, aktor muda yang namanya melejit lewat serial hit «Stranger Things». Selain itu, ikon bola basket dunia dan pemenang gelar juara NBA empat kali, Stephen Curry, tidak hanya bertindak sebagai produser eksekutif tetapi juga turut menyumbangkan suaranya untuk karakter jerapah bernama Lenny Williamson. Curry menyatakan bahwa film ini memiliki pesan moral yang sangat kuat dan relevan sepanjang masa, yaitu bahwa gairah dan dedikasi yang tulus adalah modal utama yang cukup untuk meraih kesuksesan dalam bidang apa pun. Daftar pemain berbakat lainnya yang ikut bergabung dalam proyek ini termasuk Gabrielle Union yang memerankan panther bintang Jett Fillmore, serta Nicola Coughlan, Nick Kroll, Jennifer Hudson, dan legenda NBA, Dwyane Wade.

Keputusan untuk merilis film pada 13 Februari 2026 sangat selaras dengan agenda NBA All-Star Celebrity Game yang akan dilangsungkan di Kia Forum, Los Angeles pada hari yang sama. Kemeriahan ini akan terus berlanjut hingga acara puncak, yaitu Pertandingan All-Star NBA 2026 yang akan menggunakan format kompetisi «USA vs World» pada tanggal 15 Februari di Intuit Dome, Inglewood, California. Dengan sinkronisasi jadwal yang sempurna ini, «Goat» diharapkan dapat memanfaatkan momentum puncak antusiasme bola basket yang melanda wilayah metropolitan Los Angeles. Dari sisi konten, film ini telah mendapatkan klasifikasi rating PG dari Motion Picture Association of America karena adanya beberapa unsur komedi kasar serta penggunaan bahasa yang sedikit kurang pantas dalam beberapa bagian cerita.

Sutradara Tyree Dillihay menegaskan bahwa «Goat» bukan sekadar film animasi biasa, melainkan sebuah kisah tentang perjuangan kaum yang tidak diunggulkan atau «underdog» yang akan menjadi identitas bagi generasinya. Ia berupaya menciptakan sebuah karya yang tidak hanya mampu mengaduk emosi dan memberikan inspirasi mendalam bagi penonton, tetapi juga tetap menghibur dengan unsur komedi yang segar melalui interaksi karakter-karakter hewan yang unik dalam balutan seragam olahraga. Untuk menyempurnakan atmosfer film, komposer berbakat Kris Bowers telah ditunjuk untuk menggarap seluruh ilustrasi musik dan lagu-lagu yang akan melengkapi perjalanan emosional para karakter dalam film ini.

5 Tampilan

Sumber-sumber

  • espinof.com

  • Grand Pinnacle Tribune

  • Wikipedia

  • Wikipedia

  • Diario AS

  • Cine Geek

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.