Versus Musim Gugur/Dingin 2012/13 MFW- Donatella Versace dan Christopher Kane
Christopher Kane Ditunjuk Sebagai Direktur Kreatif Lini Busana Wanita Mulberry: Era Baru Kebangkitan Mode Inggris
Diedit oleh: Katerina S.
Christopher Kane, desainer ternama asal Skotlandia, secara resmi telah ditunjuk sebagai Direktur Kreatif untuk lini busana siap pakai (Ready-to-Wear atau RTW) wanita di rumah mode Mulberry. Langkah strategis ini menandai kembalinya merek mewah tersebut ke sektor pakaian setelah sempat menghentikan produksinya sejak tahun 2020. Melalui inisiatif bertajuk "Back to the Spirit of Mulberry", perusahaan berupaya menonjolkan kembali kreativitas dan keahlian pengerjaan khas Inggris sebagai pilar utama dalam upaya menghidupkan kembali kejayaan rumah mode ini di kancah internasional.
Keputusan Mulberry untuk menghentikan produksi pakaian pada tahun 2020 dilakukan dengan memutus kontrak lisensi dengan Onward Luxury Group, demi memfokuskan seluruh sumber daya pada lini aksesori. Namun, CEO Mulberry, Andrea Baldo, menegaskan bahwa kehadiran Kane menjadi momentum krusial untuk membuka babak baru dalam sejarah busana siap pakai mereka. Baldo meyakini bahwa visi artistik Kane yang memadukan kreativitas tinggi, ketajaman intelektual, serta penghormatan mendalam terhadap material, sangat selaras dengan warisan budaya dan semangat Britania yang menjadi identitas inti dari merek Mulberry.
Christopher Kane, yang dikenal luas karena estetika desainnya yang inovatif dan mendobrak, dijadwalkan akan memamerkan koleksi perdananya di panggung London Fashion Week pada September 2026 mendatang. Para pecinta mode dapat menantikan kehadiran koleksi tersebut di gerai-gerai ritel mulai Januari 2027. Perjalanan karier Kane sendiri mulai bersinar pada tahun 2006 melalui koleksi kelulusannya yang fenomenal di Central Saint Martins College of Art and Design. Meskipun merek pribadinya harus ditutup pada tahun 2023, Kane tetap aktif di industri mode, termasuk melalui kolaborasi sukses dengan Self-Portrait pada tahun 2024.
Penunjukan Kane merupakan elemen sentral dari strategi yang lebih luas untuk memulihkan profitabilitas perusahaan melalui penyederhanaan dan restrukturisasi merek secara menyeluruh. Didirikan pada tahun 1971, Mulberry secara historis telah mengukuhkan posisinya melalui produk kulit ikonik seperti tas Bayswater dan Alexa yang melegenda. Namun, setelah menghadapi penurunan signifikan dalam angka penjualan dan pendapatan, manajemen Mulberry kini bertekad kuat untuk memperluas portofolio produk mereka melampaui sekadar aksesori kulit guna menjangkau pasar yang lebih luas.
Strategi yang diusung oleh Andrea Baldo ini diluncurkan setelah Mulberry menolak tawaran akuisisi dari Frasers Group, dengan tujuan untuk kembali menekankan nilai-nilai keaslian Inggris, relevansi budaya, serta penggunaan material yang bertanggung jawab. Kane, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Versace untuk lini Versus antara tahun 2009 hingga 2012, diharapkan mampu membawa sentuhan khasnya ke dalam warisan desain Mulberry. Peran barunya ini bertujuan untuk mengevolusi arah kreatif merek tersebut di luar sektor aksesori dan membentuk masa depan busana siap pakai di panggung mode global.
Dengan rekam jejaknya yang mengesankan dalam mengolah tekstur dan bentuk, Christopher Kane diprediksi akan membawa angin segar bagi Mulberry yang sedang bertransformasi. Langkah ini bukan sekadar upaya diversifikasi produk, melainkan sebuah pernyataan berani tentang posisi Mulberry sebagai pemain utama dalam industri gaya hidup mewah yang komprehensif. Melalui sinergi antara tradisi kerajinan tangan Mulberry dan visi kontemporer Kane, masa depan lini busana siap pakai Inggris ini tampak menjanjikan bagi para investor maupun konsumen setia di seluruh dunia.
Sumber-sumber
The Telegraph
Harper's BAZAAR
10 Magazine
The Guardian
Retail Week
FashionNetwork
10 Magazine
Evening Standard
The Guardian
TheIndustry.fashion
W Magazine



