Asteroid 2025 FA22 Melintas Dekat Bumi dengan Aman pada 18 September 2025

Diedit oleh: Uliana S.

L'asteroide 2025 FA22 passerà in sicurezza vicino alla Terra il 18 settembre 2025 alle 09:41 CEST (07:41 UTC). Con un diametro compreso tra 130 e 290 metri e, nel punto più vicino al nostro pianeta, sarà poco più che due volte più lontano della Luna. @esaoperations

ESA Operations
ESA Operations
@esaoperations

Asteroid 2025 FA22 will safely pass Earth on 18 September 2025 at 07:41 UTC (09:41 CEST). It is between 130 and 290 m across and at its closest point to our planet, it will be just over twice as far away as the Moon. esa.int/ESA_Multimedia…

Image
1
Reply

Pada tanggal 18 September 2025, asteroid 2025 FA22 melintas dekat Bumi pada jarak yang aman, yaitu sekitar dua kali jarak rata-rata Bumi ke Bulan.

Objek angkasa ini, yang memiliki perkiraan panjang antara 130 hingga 290 meter, mendekati planet kita pada pukul 10:00 waktu Moskow (07:00 GMT). Asteroid 2025 FA22 pertama kali terdeteksi pada Maret 2025 oleh teleskop Pan-STARRS 2 di Hawaii. Sempat muncul kemungkinan kecil bahwa asteroid ini dapat bertabrakan dengan Bumi pada tahun 2089, yang menyebabkan objek ini masuk dalam daftar risiko European Space Agency (ESA). Namun, pengamatan lanjutan yang intensif memungkinkan para ilmuwan untuk menyempurnakan perhitungan orbitnya dan menyingkirkan segala potensi ancaman tabrakan, sehingga 2025 FA22 dihapus dari daftar risiko ESA pada Mei 2025.

Peristiwa lintas dekat ini memberikan kesempatan berharga bagi komunitas ilmiah untuk menguji sistem deteksi dan pertahanan planet mereka. International Asteroid Warning Network (IAWN) memanfaatkan kesempatan ini untuk kampanye studi 2025 FA22, yang bertujuan menguji kemampuan global dalam mengukur orbit dan karakteristik fisik asteroid besar yang melintas relatif dekat dengan Bumi, serta untuk mengoordinasikan kolaborasi dan berbagi informasi antar anggotanya. ESA, melalui Near-Earth Object Coordination Centre, memainkan peran aktif dalam kampanye ini, dengan fokus pada pengukuran posisi, pergerakan, kecerahan, serta analisis polarimetri untuk memahami sifat permukaan dan komposisi asteroid.

Bagi para astronom amatir yang memiliki teleskop dengan bukaan 300 mm atau lebih, asteroid 2025 FA22 dapat diamati sebagai titik cahaya redup. Virtual Telescope Project menyelenggarakan siaran langsung (live broadcast) dari momen pendekatan terdekat asteroid ini melalui platform YouTube untuk memfasilitasi pengamatan publik. Meskipun asteroid 2025 FA22 tidak menimbulkan bahaya, lintasannya yang dekat dengan Bumi ini menegaskan kembali pentingnya pemantauan berkelanjutan dan studi terhadap objek-objek dekat Bumi (Near-Earth Objects/NEOs), serta memperkuat kesiapan global dalam menghadapi potensi ancaman dari luar angkasa.

11 Tampilan

Sumber-sumber

  • Prensa Libre

  • Infobae

Baca lebih banyak berita tentang topik ini:

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.