Peningkatan Ancaman Bunga Alga Beracun di Sungai Columbia

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

Kewaspadaan meningkat di sepanjang Sungai Columbia karena meningkatnya penampakan kelompok alga berbahaya (HABs). Distrik Kesehatan Benton-Franklin (BFHD) telah melaporkan peningkatan kelompok alga di beberapa lokasi rekreasi, termasuk Pantai Renang Leslie Groves dan Taman Howard Amon. Meskipun tingkat racun saat ini berada di bawah ambang batas rekreasi, kelompok alga ini, yang sebagian besar disebabkan oleh pertumbuhan pesat cyanobacteria, menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan bagi manusia dan hewan, terutama hewan peliharaan.

Musim puncak untuk bunga alga ini berlangsung hingga awal Oktober. Kondisi seperti suhu ekstrem dan rendahnya permukaan air sungai menjadi faktor utama yang mendorong perkembangannya. Fenomena global ini diperburuk oleh perubahan iklim, yang menyebabkan suhu air lebih hangat dan aliran sungai yang lebih lambat. Bendungan di Sungai Columbia juga berkontribusi pada kondisi yang menguntungkan ini dengan memperlambat aliran air dan meningkatkan suhu. Toksin yang dihasilkan oleh cyanobacteria dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari iritasi kulit dan gangguan pencernaan hingga masalah neurologis yang parah dan bahkan kematian. Hewan peliharaan, khususnya anjing, sangat rentan karena ukuran tubuh mereka yang lebih kecil dan kecenderungan mereka untuk menelan air atau menjilat bulu yang terkontaminasi. Laporan kasus kematian anjing yang terkait dengan kelompok alga bentik—yang tumbuh di dasar sungai dan dapat terlepas—telah muncul di Sungai Columbia, menyoroti bahaya yang ditimbulkan oleh organisme ini. Para ahli menekankan bahwa tidak mungkin untuk menentukan apakah bunga alga beracun hanya dengan melihatnya. Oleh karena itu, para pejabat kesehatan menyarankan masyarakat untuk berhati-hati dan mengikuti moto "jika ragu, jangan masuk." Menghindari kontak dengan air yang berubah warna, busa, kerak, atau kelompok alga sangat penting. Jika terjadi kontak, membilas dengan air bersih direkomendasikan. Bagi mereka yang mengonsumsi ikan dari perairan yang terkena dampak, disarankan untuk membuang semua lemak, kulit, dan organ sebelum dimasak, karena racun dapat terakumulasi di jaringan ini. BFHD, bekerja sama dengan mitra lokal, secara aktif memantau area-area utama di sepanjang Sungai Columbia untuk tingkat racun. Kampanye kesadaran publik dan pemantauan yang berkelanjutan sangat penting untuk mengurangi risiko yang terkait dengan bunga alga yang semakin umum ini. Masyarakat didorong untuk tetap mendapatkan informasi melalui peringatan kesehatan setempat dan melaporkan dugaan bunga alga untuk membantu upaya perlindungan komunitas.

Sumber-sumber

  • 610 KONA

  • Toxic Algae Blooms - Benton Franklin Health District

  • Officials warn of toxic algae mats in Columbia River

  • Officials warn of toxic algae mats in Columbia River

  • Oregon health officials warn about toxic algae blooms

  • Public health officials warn of toxic algae growth

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.