James Fox Ungkap Bukti Baru Insiden Varginha 1996 dalam Konferensi Pers di Washington

Diedit oleh: Uliana S.

Video lengkap konferensi yang berlangsung pada 20 января 2026 года di Вашингтоне

Pada hari Selasa, 20 Januari 2026, Washington, D.C. menjadi pusat perhatian dunia ufologi saat sutradara investigasi ternama, James Fox, menggelar konferensi pers besar. Bertempat di National Press Club, Fox mempresentasikan bukti-bukti terbaru terkait insiden Fenomena Anomali yang Tidak Teridentifikasi (UAP) yang terjadi di Varginha, Brasil, pada Januari 1996. Dalam pemaparannya, Fox membawa kesaksian di bawah sumpah dari para saksi kunci yang menguatkan dugaan adanya kecelakaan objek terbang serta kontak langsung dengan entitas biologis non-manusia, yang merujuk pada program rahasia pengambilan aset oleh pemerintah.

Mantаn kolonel Angkatan Udara AS Fred Klaussen mengklaim bahwa jenazah makhluk luar angkasa telah diangkat oleh militer Amerika Serikat dari lokasi kecelakaan dan dibawa ke Amerika Serikat, sambil menyerukan pengungkapan 30-40 insider yang berpengetahuan.

Acara ini tidak hanya menarik perhatian publik tetapi juga memiliki bobot politik yang signifikan dengan kehadiran Anggota Kongres Eric Burlison dari Missouri, yang juga merupakan bagian dari Kaukus UAP Kongres. James Fox, yang sebelumnya sukses dengan karya dokumenter seperti "The Phenomenon" dan "Moment of Contact", menegaskan bahwa kasus Varginha adalah contoh paling meyakinkan di era modern mengenai pengambilan puing-puing UFO yang melibatkan makhluk hidup non-manusia. Melalui kesaksian yang disampaikan secara langsung maupun via video, Fox berupaya memanfaatkan momentum keterbukaan informasi UAP saat ini untuk mendesak transparansi dari pihak eksekutif.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Eric Burlison meminta media dan influencer media sosial untuk menekan Kongres agar menyetujui undang-undang pengungkapan informasi tentang UFO.

Di antara para saksi yang memberikan pernyataan adalah Carlos de Souza, seorang guru geografi dan pilot pesawat ultralight. Ia mengaku menyaksikan langsung jatuhnya objek berbentuk cerutu dan melihat puing-puing logam unik yang bisa kembali ke bentuk semula setelah diremas, mirip dengan aluminium foil yang memiliki memori bentuk. Selain itu, kesaksian dari Liliane Silva, Katia Xavier, dan Luiza Elena de Silva kembali diangkat, di mana mereka menceritakan pertemuan mereka dengan makhluk misterius di area pemukiman warga yang sempat menggemparkan Brasil puluhan tahun silam.

Sorotan utama dalam konferensi ini tertuju pada pengakuan Dr. Italo Venturelli, seorang ahli bedah saraf dari Rumah Sakit Regional Varginha. Dr. Venturelli memecah keheningan dengan menyatakan bahwa ia melihat entitas tersebut saat memberikan perawatan medis dan merasakan adanya hubungan telepati yang kuat. Ia mendeskripsikan makhluk itu berwarna putih, memiliki tengkorak berbentuk tetesan air, dan mata berwarna ungu yang memancarkan ketenangan luar biasa, bahkan menyerupai sosok "malaikat". Kesaksian medis ini memberikan dimensi baru yang lebih kredibel terhadap narasi pertemuan dengan makhluk asing tersebut.

Dr. Armando Fortunato, seorang ahli patologi forensik, juga hadir untuk memaparkan analisis sampel jaringan dari mendiang prajurit Brasil, Marco Eli Chereze. Petugas Chereze dikabarkan meninggal dunia setelah menangkap salah satu entitas tersebut dengan tangan kosong. Meskipun penyebab resmi kematiannya dinyatakan sebagai infeksi bakteri, Dr. Fortunato mengungkapkan temuan bakteri yang sangat langka dan berkembang secara tidak wajar, yang menurut Fox memperkuat teori asal-usul luar angkasa. Kasus tragis Chereze tetap menjadi elemen kunci yang menunjukkan risiko biologis dari kontak semacam itu.

Meskipun penyelidikan resmi militer Brasil pada tahun 1997 menyimpulkan bahwa insiden tersebut hanyalah salah identifikasi terhadap seorang tunawisma setempat, para saksi tetap teguh pada pernyataan mereka. Konferensi ini juga menampilkan komentar dari jurnalis Ross Coulthart dan Megan Ourada dari NewsNation, serta kehadiran Kolonel Purnawirawan Fred Clausen yang memberikan perspektif militer. Acara dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi untuk saksi Brasil dan sesi sore untuk informan Amerika guna membahas program pengambilan teknologi serta perlindungan bagi pembocor rahasia (whistleblower). Langkah strategis ini bertujuan untuk melegitimasi klaim lama Varginha di tengah meningkatnya minat Kongres AS terhadap pengungkapan informasi UAP secara global.

80 Tampilan

Sumber-sumber

  • KTLA 5

  • FanBolt

  • The Guardian

  • Apple TV+

  • The Anomalous Coalition

  • EL PAÍS

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.