In our new Nature Communications article led by Rashmi Paudel, we show that plant species that spread within their native range have a higher probability of becoming established outside their native range. 🔗doi.org/10.1038/s41467… 🔗Sharable PDF link: rdcu.be/eEmQr
Flora Eropa Berkembang Pesat Secara Global, Studi Ungkap Ciri Khas Bersama
Diedit oleh: An goldy
Sebuah studi inovatif yang diterbitkan pada September 2025 dalam jurnal Nature Communications menyoroti fenomena menarik: banyak spesies tumbuhan Eropa yang berhasil beradaptasi di luar habitat aslinya di seluruh dunia, justru mengalami peningkatan prevalensi di wilayah asal mereka. Hal ini mengindikasikan adanya kesamaan karakteristik yang berkontribusi pada kesuksesan global mereka.
Penelitian yang menganalisis data dari sepuluh negara Eropa menemukan bahwa tumbuhan yang berkembang pesat di lingkungan baru umumnya memiliki ciri-ciri seperti pertumbuhan yang tinggi, kemampuan adaptasi sebagai generalis, daya saing yang kuat, dan preferensi terhadap tanah yang kaya nutrisi. Karakteristik ini tampaknya menjadi pendorong utama ekspansi mereka, baik di tingkat domestik maupun internasional. Sebaliknya, spesies tumbuhan yang mengalami penurunan di wilayah asalnya jarang berhasil mengukuhkan diri di wilayah asing. Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk memprediksi spesies mana yang berpotensi menimbulkan risiko invasi, sehingga mendukung upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati asli.
Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa tumbuhan invasif, baik yang berasal dari Eropa maupun dari benua lain, seringkali memiliki kemampuan untuk menghasilkan senyawa alelopati seperti katekin, yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme menguntungkan di tanah, serta berdampak negatif pada flora lokal. Hal ini memperkuat keunggulan kompetitif mereka di habitat baru maupun lama. Sebagai contoh, di beberapa wilayah Eropa, perubahan dalam pengelolaan hutan, seperti kebakaran hutan dan perambahan pertanian, telah menciptakan kondisi yang lebih kondusif bagi spesies invasif untuk berkembang, mengalahkan spesies asli yang lebih rentan terhadap perubahan lingkungan.
Lebih jauh lagi, penelitian yang mengamati data dari berbagai negara Eropa mengungkapkan bahwa sekitar 42% dari spesies pohon asli Eropa terancam punah secara regional. Ancaman ini diperparah oleh spesies invasif, deforestasi yang tidak berkelanjutan, serta modifikasi ekosistem akibat aktivitas manusia. Hal ini menggarisbawahi pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memastikan kelangsungan hidup flora asli benua tersebut.
Sumber-sumber
Mirage News
Nature Communications
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Zamia urarinorum (#Cycadales, #Zamiaceae), a new cycad species from wetland forests of Loreto, #Peru #taxonomy #openaccess #newspecies doi.org/10.11646/phyto…
Nymphanthus vietnamensis, a #newspecies of #Phyllanthaceae from Central #Vietnam #taxonomy doi.org/10.11646/phyto…
Uma expedição científica da Unicamp e do Jardim Botânico do Rio de Janeiro realizou um feito histórico para a botânica nacional. A Begonia larorum, uma planta endêmica do Arquipélago de Alcatrazes (litoral norte de SP), foi reencontrada após mais de um século sem registros
