Pasar aset digital saat ini menyaksikan pergeseran signifikan, di mana investor besar atau 'whale' secara strategis mengalihkan aset mereka dari Bitcoin (BTC) ke Ethereum (ETH). Peristiwa ini menandai perubahan dinamika pasar yang didorong oleh adopsi institusional yang terus meningkat terhadap Ethereum dan kondisi pasar yang menguntungkan.
Data terbaru menunjukkan bahwa investor besar yang sebelumnya memegang Bitcoin kini aktif menjualnya untuk mengakumulasi Ethereum. Salah satu contohnya adalah seorang whale Bitcoin dengan kekayaan lebih dari $11 miliar yang menjual sekitar 22.769 BTC senilai $2,59 miliar. Dana ini kemudian dialihkan untuk membeli 472.920 ETH senilai $2,2 miliar, serta posisi long Ethereum senilai $577 juta. Keputusan ini mencerminkan keyakinan yang semakin besar terhadap potensi bullish Ethereum dibandingkan Bitcoin dalam waktu dekat.
Pergerakan modal dari Bitcoin ke Ethereum ini semakin memperkuat momentum positif bagi ETH. Analis seperti Willy Woo telah mengamati tren rotasi modal ini, menunjukkan bahwa modal kini bergeser dari Bitcoin ke Ethereum. Hal ini diperkuat oleh data aliran dana harian ke ETH yang dilaporkan mendekati angka Bitcoin, dengan aliran dana harian ke produk investasi Ethereum mencapai $452,7 juta, dan total aliran dana mingguan mencapai $1,85 miliar. Sejak peluncurannya, ETF Ethereum telah mencatat aliran dana total sebesar $6,36 miliar dalam 11 pekan berturut-turut.
Adopsi institusional terhadap Ethereum semakin diperkuat dengan persetujuan ETF Ethereum berbasis spot oleh U.S. Securities and Exchange Commission (SEC). Persetujuan ini, termasuk mekanisme 'in-kind' yang disahkan SEC, memungkinkan institusi untuk menukar unit ETF secara langsung dengan aset dasar, yaitu ETH, tanpa melalui konversi tunai. Hal ini membuat investasi di Ethereum menjadi lebih efisien dan hemat biaya bagi pelaku pasar institusional.
JPMorgan dalam laporannya menyoroti empat faktor utama di balik keunggulan Ethereum, termasuk ekspektasi persetujuan staking ETF Ethereum spot oleh SEC, adopsi Ethereum oleh perusahaan publik ke dalam neraca mereka, kejelasan regulasi produk turunan staking, serta persetujuan SEC atas mekanisme penebusan 'in-kind'. Beberapa perusahaan publik kini secara aktif mengakuisisi Ethereum sebagai bagian dari strategi perbendaharaan mereka. Perusahaan seperti Bit Digital, Inc. telah mengalihkan seluruh perbendaharaannya ke Ethereum, menjadikannya salah satu pemegang ETH publik terbesar. Perusahaan lain seperti SharpLink Gaming dan BitMine Immersion Technologies juga menunjukkan tren serupa, mengakumulasi ribuan hingga jutaan ETH.
Pergeseran ini mencerminkan pandangan bahwa Ethereum tidak hanya aset spekulatif, tetapi juga aset yang produktif melalui staking dan keterlibatannya dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi). Pergerakan harga Ethereum juga menunjukkan kinerja yang lebih kuat dibandingkan Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir. Data menunjukkan bahwa Ethereum telah mengungguli Bitcoin, dengan kenaikan 23,4% dalam sebulan terakhir, sementara Bitcoin mengalami penurunan 5%. Dominasi Ethereum di pasar juga mencapai puncak tahunan, menandakan kepercayaan investor yang meningkat. Dengan tren ini, banyak analis memprediksi bahwa Ethereum berpotensi melanjutkan momentum bullishnya dan mendominasi pasar kripto dalam waktu dekat, membuka jalan bagi fase 'altseason'.