Instalasi Video Imersif Pipilotti Rist Mendorong Tren Desain Sensorik

Diedit oleh: Irena I

Seniman media perintis Swiss, Pipilotti Rist, menjadi contoh utama tren signifikan di mana instalasi video imersif menggabungkan kredibilitas seni rupa tinggi dengan daya tarik yang mudah tersebar melalui media sosial. Rist, lahir pada tahun 1962 di Grabs, Rhine Valley, Swiss, telah memelopori seni video eksperimental selama lebih dari tiga dekade dan meraih pengakuan internasional.

Karya-karya Rist secara konsisten memanfaatkan palet warna yang sangat jenuh dan lingkungan layar yang menyelimuti, menciptakan pengalaman yang secara intrinsik personal sekaligus sangat mudah dibagikan secara daring. Rist memanfaatkan medium video, yang ia akui masih kasar dibandingkan sistem visual mata manusia, untuk mereplikasi relativitas ukuran dan memberikan perspektif baru. Instalasi-instalasi ini secara eksplisit mendorong keterlibatan fisik yang berkelanjutan, sebuah kontras tajam dengan pola konsumsi digital yang cenderung berumur pendek.

Estetika yang ditandai dengan layar bercahaya dan stimulasi sensorik yang intens ini mulai memengaruhi budaya visual kontemporer dan proses penataan suasana (*mood-boarding*) dalam desain. Status mapan Rist sebagai seniman video blue-chip—aset dengan nilai tinggi dan kredibilitas teruji—memberikan validasi bahwa gaya imersif ini merupakan segmen yang serius dan bernilai tinggi dalam pasar seni dan desain. Kehadiran karyanya dalam pameran global utama, termasuk pameran tunggal "Sip my Ocean" di Museum of Contemporary Art Australia pada 2017–2018, mengukuhkan relevansi seni media eksperiensial ini.

Fusi antara konten tematik yang mendalam—seperti eksplorasi keintiman dan isu kecanduan layar—dengan presentasi yang mudah diakses dan sangat fotogenik merupakan inti dari pergerakan ini. Seniman seperti Rist, yang karyanya sering mengubah ruang pameran menjadi dunia mikro yang penuh warna, seperti terlihat pada pameran "Your Palm Is My Universe" di Beijing, menunjukkan pergeseran preferensi audiens. Ada indikasi tumbuh bahwa publik lebih memilih desain yang menuntut kehadiran fisik ketimbang penayangan digital pasif.

Validasi Rist sebagai pionir yang memenangkan penghargaan bergengsi seperti Premio 2000 di Venice Biennale pada tahun 1997 menegaskan bahwa karya yang mampu memengaruhi persepsi ruang dan tubuh memiliki nilai pasar yang substansial. Tren ini menggarisbawahi bahwa pengalaman yang dirancang secara cermat, yang menantang batas-batas sensorik, kini menjadi tolok ukur baru dalam desain dan apresiasi seni.

14 Tampilan

Sumber-sumber

  • Ad Hoc News

  • Hauser & Wirth

  • UCCA Center for Contemporary Art

  • EXMURO

  • Ocula

  • MutualArt

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.