
lautan
Bagikan
Penulis: lee author

lautan

Kupu-kupu
❓PERTANYAAN:
Mengapa jiwa (atau Diri Sejati) berinkarnasi dalam tubuh? Apa yang diberikan tubuh kepadanya?
❗️JAWABAN lee:
Awalnya, pandanglah topik ini sebagai perpanjangan dari Jiwa, bukan sebagai pengalaman yang terpisah. Artinya, sebagai contoh, jari-jari adalah perpanjangan dari tangan, dan tangan adalah perpanjangan dari tubuh. Fungsi jari-jari dipahami sebagai bagian dari tubuh, bukan sebagai entitas terpisah atau sesuatu yang ada karena alasannya sendiri. Dan sebagaimana jari-jari tidak dapat menjual (mengkhianati, menipu...) tubuh, demikian pula manusia tidak mengkhianati Jiwa dalam hal apa pun.
Jadi, inkarnasi adalah kesempatan bagi Jiwa non-fisik untuk mendapatkan sensasi. Aroma, emosi, rasa... semua ini tanpa fisik tubuh tetap menjadi "hipotesis". Jiwa sama sekali tidak memiliki mekanisme lain untuk menguji dirinya sendiri, kecuali melalui tubuh. Katakanlah, H2O hipotetis tidak memiliki pilihan untuk menjadi samudra, sungai, danau, atau hujan, jika tidak ada medan fisik dengan kondisi yang sesuai. H2O hanya akan menjadi rumus molekul air jika tidak mendapatkan "inkarnasi fisik".
Demikian pula halnya dengan kepribadian manusia. Ditambah lagi, dengan tubuh manusia muncul banyak cerita yang menyertainya, berbagai petualangan emosional, dan munculnya ribuan cabang peristiwa yang beragam bagi Jiwa untuk mempelajari Diri-Nya.
Сайт автора lee
Возможность задать вопрос автору lee