Armenia Berlakukan Bebas Visa Sementara bagi Warga dari 113 Negara
Diedit oleh: Svetlana Velgush
Pemerintah Republik Armenia telah meresmikan sebuah langkah kebijakan sementara yang dirancang untuk menyederhanakan prosedur masuk bagi warga negara asing yang memiliki izin tinggal tertentu. Peraturan baru ini dijadwalkan berlaku mulai tanggal 1 Januari hingga 1 Juli 2026, yang memberikan kesempatan bagi warga dari 113 negara untuk memasuki wilayah Armenia tanpa kewajiban mengurus visa terlebih dahulu, selama mereka memegang dokumen kependudukan yang sah dari negara-negara yang telah ditetapkan.
Kriteria utama untuk mendapatkan fasilitas rezim preferensial ini adalah kepemilikan izin tinggal aktif yang diterbitkan oleh otoritas Amerika Serikat, negara-negara anggota Uni Eropa, negara-negara di zona Schengen, Uni Emirat Arab, Kerajaan Bahrain, Negara Qatar, Kerajaan Arab Saudi, Negara Kuwait, atau Kesultanan Oman. Berdasarkan aturan tersebut, kategori individu ini diperbolehkan tinggal di Armenia untuk durasi maksimal hingga 180 hari dalam satu tahun kalender. Selain itu, terdapat persyaratan regulasi yang sangat krusial, yakni dokumen izin tinggal tersebut harus memiliki masa berlaku setidaknya enam bulan pada saat individu yang bersangkutan memasuki wilayah Armenia.
Pihak Layanan Kontrol Perbatasan memberikan penekanan khusus bahwa dokumen izin tinggal wajib ditunjukkan dalam bentuk fisik aslinya, baik berupa kartu plastik maupun stiker resmi yang tertera di dalam paspor; penggunaan salinan digital, foto, atau hasil pindaian tidak akan diakui oleh petugas. Inisiatif ini, menurut pandangan otoritas pemerintah, ditujukan untuk memberikan stimulus pada sektor pariwisata nasional serta memperkuat jalinan hubungan internasional negara tersebut. Lusine Gevorgyan, selaku Ketua Komite Pariwisata Armenia, menyebut keputusan strategis ini sebagai sebuah "undangan yang sangat jelas bagi para pelancong dari seluruh dunia," yang menggarisbawahi sikap keterbukaan Armenia sepanjang tahun 2026.
Kebijakan ini selaras dengan visi besar dalam strategi pengembangan pariwisata Armenia untuk rentang tahun 2026 hingga 2030, yang memiliki target utama untuk meningkatkan daya tarik negara di mata internasional. Pemerintah Armenia mengklasifikasikan sektor pariwisata sebagai arah pembangunan strategis, sebuah fakta yang didukung oleh data statistik yang kuat: pada tahun 2023, Armenia berhasil menarik lebih dari 2,3 juta wisatawan, yang menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 40% dibandingkan dengan angka kunjungan pada tahun 2022. Menteri Ekonomi Gevorg Papoyan sebelumnya telah menguraikan pentingnya nilai ekonomi dari kebijakan-kebijakan semacam ini, dengan menunjukkan bahwa hal tersebut dapat meningkatkan daya tarik investasi Armenia dengan mendatangkan pengunjung yang memiliki kemapanan finansial dari blok-blok ekonomi yang sudah maju.
Langkah sementara ini perlu dibedakan dari proses diplomasi jangka panjang terkait liberalisasi visa penuh bagi warga negara Armenia yang ingin bepergian ke Uni Eropa atau wilayah Schengen, yang diprediksi tidak akan rampung hingga akhir tahun 2026 atau bahkan setelahnya. Penyederhanaan akses masuk bagi penduduk dari yurisdiksi kunci di Barat dan Timur Tengah merupakan alat pragmatis untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi pada semester pertama tahun 2026, dengan fokus pada segmen audiens yang memiliki mobilitas internasional tinggi. Sebagai ilustrasi nyata, pada bulan Januari 2026, jumlah turis yang datang ke Armenia mengalami peningkatan sebesar 39% jika dibandingkan dengan bulan Januari pada tahun sebelumnya, yang menjadi bukti nyata dari dinamika pertumbuhan positif yang terus terjaga.
6 Tampilan
Sumber-sumber
Travel And Tour World
Visa - mfa.am
Armenia grants temporary visa-free entry for residents of 113 countries - TTN Worldwide
Armenia allows 6-month visa-free stay for 113 nationalities (who hold US/EU/UAE residency) - Reddit
IMPORTANT CLARIFICATIONS REGARDING UPDATES ON VISA-FREE ENTRY TO ARMENIA - Embassy of the Republic of Armenia to the State of Kuwait
Explainer | What is Armenia expected to do on its EU visa-free journey? - OC Media
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
