Serangan Gabungan AS dan Israel ke Iran: Penutupan Wilayah Udara dan Status Darurat Nasional

Diedit oleh: Svetlana Velgush

Pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan militer preventif yang terkoordinasi terhadap objek-objek strategis di wilayah Republik Islam Iran. Tindakan ini memicu eskalasi regional yang sangat cepat, yang mengakibatkan penutupan wilayah udara secara mendadak oleh Israel dan Iran, serta pemberlakuan status darurat nasional di seluruh wilayah Israel guna mengantisipasi dampak lebih lanjut.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara resmi mendeskripsikan aksi militer ini sebagai langkah pencegahan yang esensial demi menghapus ancaman langsung terhadap kedaulatan Negara Israel. Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan konfirmasi mengenai dimulainya operasi militer skala besar terhadap Iran, dengan tujuan utama melumpuhkan ancaman rudal dan mencegah Teheran memiliki senjata nuklir. Operasi dari pihak Israel diberi nama sandi "Lion's Roar", sedangkan pihak Amerika Serikat menggunakan nama "Shield of Judah". Berdasarkan data militer Israel, sekitar 30 target di wilayah Iran berhasil dihantam, mencakup fasilitas administrasi dan pangkalan militer di Teheran serta kota-kota lainnya. Ledakan dilaporkan terjadi di ibu kota Iran, tepatnya di sekitar Jalan Universitas dan distrik Jomhouri, serta di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Konsekuensi langsung terhadap infrastruktur sipil di kawasan tersebut sangat signifikan. Setelah menetapkan status darurat, Israel segera menutup wilayah udaranya untuk seluruh penerbangan sipil. Menteri Transportasi Miri Regev menyatakan bahwa pembukaan kembali jadwal penerbangan akan diumumkan 24 jam sebelum operasional dimulai. Langkah penutupan wilayah udara yang serupa juga diambil oleh Iran dan Irak, sementara di Iran sendiri dilaporkan terjadi pemutusan jaringan komunikasi seluler. Di pihak Israel, rumah sakit telah dialihkan ke protokol darurat, termasuk pemindahan aktivitas medis kritis ke fasilitas bawah tanah yang terlindungi.

Dalam konteks persiapan militer, Amerika Serikat telah meningkatkan kehadiran pasukannya di kawasan tersebut secara drastis sesaat sebelum serangan dilakukan, dengan mengerahkan hingga 150 pesawat tempur. Ini merupakan konsentrasi kekuatan militer terbesar di Timur Tengah sejak kampanye militer Irak pada tahun 2003. Kapal induk USS Gerald R. Ford terpantau mendekati pesisir Israel pada 27 Februari 2026, dan jumlah total kapal perang AS di kawasan tersebut kini mencapai sepertiga dari seluruh armada aktif mereka. Dana Stroul dari Washington Institute mencatat bahwa skala pengerahan pasukan yang masif ini memungkinkan Presiden Trump untuk mengimplementasikan keputusan strategis apa pun dengan cepat.

Operasi militer ini terjadi di tengah kebuntuan panjang dalam negosiasi mengenai program nuklir Iran. Sebelumnya, pada Februari 2026, upaya dialog sempat dilanjutkan kembali setelah terhenti akibat perang udara selama 12 hari antara Israel dan Iran yang terjadi pada Juni 2025. Situasi terbaru ini menandai titik kritis dalam stabilitas keamanan di Timur Tengah yang berpotensi memiliki dampak global yang luas.

16 Tampilan

Sumber-sumber

  • Deutsche Welle

  • Reuters

  • Washington Post

  • Bloomberg Business

  • Bild

  • Deutsche Welle

  • BBC News - Middle East

  • ACLED

  • The Guardian

  • The Guardian

  • The Guardian

  • Reuters

  • Al Jazeera

  • The Times of Israel

  • The Guardian

  • The New York Times

  • The Times of Israel

  • Al Jazeera

  • The Washington Post

  • SFGATE

  • Wikipedia

  • Israel attacks Iran as blasts heard in Tehran – live updates - The Guardian

  • Israel closes airspace amid attack on Iran; all civilian flights canceled

  • US aircraft carrier nears Middle East as Geneva talks end without Iran breakthrough

  • 2026 United States military buildup in the Middle East - Wikipedia

  • Israel closes airspace amid escalation with Iran - Georgia Today

  • Reuters - Middle East News

  • Al Jazeera - Iran News

  • Al Jazeera

  • The Times of Israel

  • Wikipedia

  • Times of Israel

  • The Washington Post

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.