Sam Altman dan Jony Ive Luncurkan Prototipe AI Tanpa Layar yang Mengutamakan Kesederhanaan Taktil
Diedit oleh: Veronika Radoslavskaya
Kolaborasi yang telah lama dinanti antara CEO OpenAI, Sam Altman, dan desainer legendaris mantan Apple, Sir Jony Ive, kini beralih dari konsep menjadi kenyataan. Kedua mitra ini, yang baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka menggabungkan tim perangkat keras khusus mereka (io Products) ke dalam OpenAI, telah menyelesaikan prototipe kerja kedua dari perangkat misterius mereka. Berbicara di sebuah konferensi, mereka kurang berfokus pada spesifikasi dan lebih pada filosofi inti perangkat tersebut: sebuah cara yang benar-benar baru, tanpa layar, dan beresonansi secara emosional untuk berinteraksi dengan kecerdasan buatan.
Fitur penentu dari prototipe ini adalah penolakannya terhadap pengalaman komputasi modern yang bising dan berpusat pada layar. Ive menggambarkan desainnya berfokus pada penciptaan sesuatu yang "menyenangkan" dan "sederhana," sebuah perangkat yang dapat dipegang pengguna "hampir sembarangan" tanpa rasa intimidasi atau kecemasan yang dikaitkan dengan ponsel pintar. Fokus pada desain taktil dan intuitif ini mencerminkan filosofi Ive dalam menciptakan produk yang beresonansi secara emosional dan menyatu ke latar belakang kehidupan sehari-hari.
Secara teknologi, perangkat ini dirancang untuk menjadi Pendamping AI Ambien (Ambient AI Companion) yang paling utama. Ia mengintegrasikan model-model tercanggih OpenAI, memungkinkan kecerdasan itu sendiri untuk menanggung beban komputasi. Perangkat ini bertujuan untuk menghilangkan berbagai langkah yang saat ini diperlukan untuk mengakses AI (seperti membuka aplikasi atau mengetik perintah) dengan memanfaatkan input alami seperti suara dan gerakan. Perangkat ini dirancang untuk sadar secara kontekstual terhadap lingkungan pengguna, kalender, dan percakapan yang sedang berlangsung, secara efektif menjadikan kemampuan hebat model bahasa besar (LLM) sebagai kehadiran yang mulus dan tanpa usaha. Tujuan akhirnya, seperti yang dinyatakan oleh Altman, adalah menciptakan perangkat yang mengetahui hampir segalanya tentang pengguna dan lingkungan mereka tanpa bergantung pada tampilan konvensional.
Proyek ambisius ini, yang menurut Altman dapat dirilis dalam waktu "kurang dari dua tahun," bertujuan untuk mengirimkan lebih dari 100 juta pendamping AI dan memantapkan dirinya sebagai perangkat konsumen esensial ketiga, di samping iPhone dan MacBook. Penggabungan keahlian desain Ive dengan penelitian AI terdepan OpenAI merupakan pertaruhan besar pada masa depan pasca-smartphone, di mana interaksi manusia dengan teknologi didefinisikan oleh kesederhanaan dan intuisi fisik, bukan layar yang menyala.
Sumber-sumber
Gizmodo
OODAloop
OpenTools.ai
9to5Mac
PYMNTS.com
Medium
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
