Gracie Abrams menjadi muse baru CHANEL Coco Crush.
Gracie Abrams Resmi Ditunjuk sebagai Duta Global Coco Crush Chanel
Diedit oleh: Inna Horoshkina One
Rumah mode ikonik Chanel baru saja mengumumkan penunjukan Gracie Abrams sebagai duta global terbaru mereka. Abrams dipilih sebagai muse untuk lini perhiasan Coco Crush, sebuah koleksi yang secara konsisten memadukan bentuk yang tegas dengan ekspresi kebebasan personal. Pihak Chanel menekankan bahwa kepercayaan diri alami dan intonasi vokal Abrams sangat selaras dengan semangat yang diusung oleh lini perhiasan tersebut.
Gracie Abrams - Itu sangat benar
Kampanye perdana yang menampilkan sang artis dijadwalkan akan tayang perdana pada tanggal 13 Januari 2026. Koleksi Coco Crush sendiri terinspirasi dari motif quilting khas Chanel yang pertama kali muncul pada tahun 1955. Rangkaian perhiasan ini mencakup cincin, gelang, kalung, dan anting-anting yang tersedia dalam pilihan emas krem, emas kuning, dan emas putih, baik dengan maupun tanpa taburan berlian. Dengan penunjukan ini, Gracie bergabung bersama jajaran duta rumah mode ternama tersebut, yang sebelumnya telah diisi oleh nama-nama besar seperti Tilda Swinton, Penélope Cruz, Margot Robbie, dan Jennie dari BLACKPINK.
Jejak karier musik Abrams berkembang seiring dengan citra modenya yang kian matang. Album debutnya, Good Riddance (rilis tahun 2023), berhasil menembus tiga besar UK Albums Chart. Sementara itu, album kedua, The Secret of Us (2024), menandai pencapaian pertamanya meraih posisi nomor satu di Inggris. Tidak berhenti di situ, singelnya yang berjudul “That’s So True” bahkan memuncaki tangga lagu singel Inggris pada bulan November 2024. Selain kesuksesan komersial, Abrams juga menerima nominasi Grammy untuk kategori Best New Artist, serta nominasi lain untuk kolaborasinya dalam lagu “Us” bersama Taylor Swift.
Penunjukan ini merupakan kelanjutan logis dari kemitraan Abrams dengan Chanel. Sebelumnya, ia telah didapuk menjadi wajah untuk koleksi pra-musim Chanel Spring/Summer 2025. Proyek tersebut disutradarai oleh Craig McDean di bawah arahan artistik Sofia Coppola—sebuah kolaborasi di mana dunia mode, musik, dan sinema menyatu dalam satu bahasa visual yang kohesif.
Peran sebagai muse untuk Coco Crush, lini yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2015, menandai babak baru bagi koleksi tersebut. Lini ini dikenal dengan konstruksi yang fleksibel, kalung choker dengan pengait yang dapat bergerak, dan sensasi yang memberikan kesan “kulit kedua”. Perhiasan ini dirancang bukan untuk memamerkan status, melainkan untuk menjadi bagian integral yang hidup bersama pemakainya sehari-hari.
Lantas, apa kontribusi penunjukan ini bagi lanskap budaya global? Hal ini menyuntikkan kekuatan keaslian yang tenang. Ketika dunia mode tidak lagi hanya berfungsi sebagai etalase, melainkan menjadi perpanjangan suara seseorang, dan musik bukan sekadar latar belakang, melainkan manifestasi karakter. Dalam sinergi ini, dunia tidak menjadi lebih bising, namun menjadi lebih presisi—layaknya sebuah perhiasan yang dipilih bukan demi sebuah citra, melainkan demi diri sendiri.
Sumber-sumber
FashionNetwork.com
FashionNetwork.com
ELLE Thailand
Wikipedia
People.com
RUSSH
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
