Charlie Sheen Ungkapkan Memoar dan Dokumenter "aka Charlie Sheen" di Netflix
Diedit oleh: Tatyana Hurynovich
Aktor Charlie Sheen merilis memoar terbarunya, "El Libro de Sheen," bersamaan dengan penayangan perdana dokumenter dua bagian di Netflix berjudul "aka Charlie Sheen" pada 10 September 2025.
Dokumenter yang disutradarai oleh Andrew Renzi ini menelusuri perjalanan hidup Sheen, mulai dari masa kecilnya di Malibu hingga puncak ketenarannya, serta perjuangan pribadi dan profesional yang dihadapinya. Serial ini menampilkan wawancara eksklusif dengan tokoh-tokoh terkemuka yang pernah dekat dengannya, termasuk mantan istrinya Denise Richards, rekan mainnya Jon Cryer, Sean Penn, dan Chris Tucker. Mantan pengedar narkobanya, Marco, juga turut memberikan perspektif unik dalam dokumenter ini.
Dalam cuplikan yang jujur, Sheen membahas pesta-pesta glamor di Hollywood, menyatakan bahwa satu-satunya keinginannya adalah "tidak ada rasa sakit dan tidak ada kematian." Ia juga mengungkapkan bahwa ia telah hidup dalam keadaan sadar (sober) selama delapan tahun terakhir dan mempertahankan gaya hidup sehat, meskipun pernah mengalami nyeri bahu akibat penggunaan obat pereda nyeri di masa lalu. Sheen mengonfirmasi bahwa ia telah berhenti mengonsumsi alkohol sejak 2017 dan terus berjuang untuk memaafkan dirinya sendiri atas tindakan masa lalunya, sebuah proses yang ia gambarkan sebagai "perkembangan yang terus berlanjut."
Dokumenter "aka Charlie Sheen" secara rinci melacak masa kecilnya di Malibu, kebangkitannya menjadi bintang besar, dan kejatuhannya yang dramatis, yang semuanya disaksikan oleh publik. Dengan kejernihan yang diperoleh melalui delapan tahun kesadaran, Sheen secara terbuka berbicara tentang subjek dan peristiwa yang belum pernah ia diskusikan sebelumnya di depan umum. Ia mengakui bahwa ia terkadang masih merasakan "getaran rasa malu" dari kenangan buruk dan pilihan yang dibuatnya di masa lalu.
Sheen, yang kini berusia 60 tahun, merenungkan bagaimana ketakutan akan ketidakstabilan ketenaran dan kekayaan mendorongnya untuk menikmati hidup secara berlebihan di masa lalu. Ia mengakui bahwa sebagian besar usianya di 50-an dihabiskan untuk meminta maaf kepada orang-orang yang telah ia sakiti. Melalui proyek-proyek ini, Sheen bertujuan untuk menceritakan kisahnya dengan cara yang paling otentik, dengan sentuhan humor, hati, dan kejujuran yang mengejutkan.
Sumber-sumber
CinePOP
As.com
Netflix Tudum
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
