Ikon Mode Twiggy Menjadi Wajah Kampanye Burberry Musim Semi/Panas 2026 di Bawah Arahan Daniel Lee
Diedit oleh: Katerina S.
Twiggy, sosok legendaris yang mendefinisikan era 1960-an, kembali mencuri perhatian dunia mode di usia 77 tahun pada tahun 2026. Ia terpilih sebagai bintang utama dalam kampanye Burberry untuk koleksi Musim Semi/Panas 2026 yang sangat dinantikan. Proyek ini dikomandoi langsung oleh Daniel Lee, yang terus mengeksplorasi hubungan mendalam antara estetika busana dan dunia musik. Kampanye ini mengambil inspirasi kuat dari dinamika serta keberagaman kancah musik Inggris yang sangat kaya, menciptakan dialog antara warisan budaya dan tren modern.
Koleksi musim panas 2026 ini memperkenalkan siluet yang digambarkan secara spesifik sebagai bentuk yang rapi dan ramping, menonjolkan keanggunan yang presisi dalam setiap potongannya. Di dalamnya terdapat model mantel parit atau trench coat terbaru seperti seri Summerside, Rayne, dan Isleworth, yang semuanya merujuk pada detail desain mantel Burberry yang ikonik dari tahun 1927. Selain itu, koleksi ini menampilkan perpaduan antara potongan modern dan elemen klasik yang berani, termasuk setelan celana yang dipadukan secara apik dengan jaket kulit berhiaskan rumbai, memberikan kesan yang tangguh namun tetap elegan.
Kampanye SS26 ini diabadikan melalui lensa fotografer ternama Sam Rock, yang memberikan penekanan khusus pada aspek spontanitas, gestur, dan pose yang natural. Pendekatan artistik ini mencerminkan ide sentral bahwa mode bukanlah sekadar pajangan visual untuk dilihat, melainkan sesuatu yang harus dihidupi dan dipentaskan dalam kehidupan sehari-hari. Daniel Lee merumuskan filosofi di balik karya ini dengan menyatakan bahwa musik mampu mendobrak batasan tradisional, mengaburkan garis pemisah antar genre, serta mendefinisikan ulang kode-kode dalam dunia mode. Baginya, kolaborasi ini adalah tentang ekspresi diri, orisinalitas, dan rasa memiliki yang kuat.
Kehadiran Twiggy, sang ikon revolusi mode tahun 1960-an, mempertegas visi Burberry dalam menciptakan daya tarik yang abadi dan mampu menjangkau berbagai generasi. Twiggy, yang memiliki nama asli Dame Lesley Lawson, memulai kariernya dengan fenomena global yang dikenal sebagai Twiggy-mania pada pertengahan 1960-an. Pada masa itu, citranya yang unik menantang norma-norma pemodelan konvensional yang telah lama mapan. Terobosan besarnya terjadi setelah ia memotong rambutnya dengan gaya pendek yang sangat ikonik pada usia 16 tahun, hingga kemudian dinobatkan sebagai Wajah Tahun 1966 oleh surat kabar Daily Express. Pengaruhnya yang tak lekang oleh waktu terus terbukti hingga kini, termasuk lewat kehadirannya di Girls On Film Awards 2026 di London, di mana film dokumenternya mendapat ulasan positif dalam kategori Film Dokumenter Terbaik. Atas kontribusinya yang luar biasa dalam bidang mode, seni, dan kegiatan amal, ia telah dianugerahi gelar Dame Commander of the Order of the British Empire (DBE) pada tahun 2019.
Dalam upaya memperkuat pesan inklusivitas lintas generasi, kampanye ini juga melibatkan jajaran model yang mewakili berbagai era. Selain Twiggy, terdapat Maya Wigram serta perwakilan dari generasi baru yang memiliki kaitan erat dengan sejarah musik Inggris. Mereka adalah Sonny Ashcroft, putra dari vokalis The Verve, Richard Ashcroft, serta Albert Cocker, putra dari Jarvis Cocker yang merupakan pentolan grup musik legendaris Pulp. Kehadiran para talenta muda ini bersama sang ikon veteran menciptakan sebuah narasi visual yang menyatukan warisan budaya masa lalu dengan energi kontemporer masa kini, membuktikan bahwa gaya sejati tidak mengenal batasan usia.
8 Tampilan
Sumber-sumber
The Telegraph
Dienraštis Vakaru ekspresas
Harper's BAZAAR
The Body Optimist
Dazed
Getty Images
YouTube
Laikas Klaipėdai
HELLO! Magazine
Wikipedia
Who What Wear
fashion by inga
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
