John Galliano dan Zara: Kolaborasi Kreatif Dua Tahun yang Mengguncang Dunia Mode
Diedit oleh: Katerina S.
Industri mode global sedang menaruh perhatian besar pada pengumuman kemitraan kreatif selama dua tahun antara desainer ternama asal Inggris, John Galliano, dengan raksasa ritel Spanyol, Zara. Kolaborasi yang sangat dinantikan ini dijadwalkan akan meluncurkan koleksi perdananya pada September 2026, di mana Galliano akan memberikan interpretasi baru terhadap desain-desain dari koleksi masa lalu Zara. Proyek ambisius ini menandai kembalinya sang desainer ke pusat perhatian industri setelah ia memutuskan untuk meninggalkan posisinya sebagai direktur kreatif di Maison Margiela pada akhir tahun 2024.
Galliano, yang merupakan lulusan bergengsi dari Central Saint Martins, akan menerapkan proses yang ia sebut sebagai "keahlian adibusana tinggi" untuk membongkar dan menyusun kembali produk-produk arsip Zara menjadi penawaran musiman yang segar. Inisiatif ini berada di bawah pengawasan langsung Ketua Zara, Marta Ortega Pérez, yang sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat profil kreatifnya melalui kolaborasi dengan desainer kelas dunia. Langkah strategis antara Galliano dan Zara ini dianggap sebagai lompatan besar bagi merek tersebut, melampaui skala koleksi kapsul sebelumnya yang pernah melibatkan nama-nama besar seperti Narciso Rodriguez dan Samuel Ross.
Sejak menjabat sebagai Ketua pada April 2022, Marta Ortega Pérez, putri dari pendiri Inditex Amancio Ortega, secara konsisten telah menarik talenta-talenta papan atas dari dunia mode kelas tinggi ke dalam ekosistem Zara. Sebelumnya, ia telah sukses menjalin kerja sama dengan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Stefano Pilati dan fotografer legendaris Steven Meisel. Galliano sendiri menyatakan antusiasmenya untuk berkarya di sektor pasar massal, menekankan ketahanan kreatif dari proyek ini dan menyebutnya sebagai sesuatu yang "super menarik." Keputusan ini diambil setelah Galliano menyelesaikan perjalanan sepuluh tahun yang sangat dipuji di Maison Margiela, yang ditutup dengan peragaan busana Artisanal 2024 yang fenomenal.
Kerja sama dengan Galliano menarik perhatian bukan hanya karena skalanya, tetapi juga karena apa yang ia representasikan bagi industri mode saat ini. Di tengah tren banyak merek yang hanya fokus pada kecepatan produksi dan volume penjualan, Galliano dikenal karena imajinasi, kemampuan bercerita, dan kedalaman emosional dalam setiap karyanya. Pendekatan khasnya dalam mengubah mode menjadi sebuah narasi, yang sebelumnya terlihat jelas dalam masa jabatannya di Dior dan Maison Margiela, kini akan diterapkan pada arsip-arsip Zara. Sang desainer akan mendapatkan akses ke koleksi luas dari model-model yang sudah tidak diproduksi lagi, menggunakan keahliannya untuk merancang ulang menjadi ekspresi dan kreasi musiman baru. Bagi Zara, kemitraan ini menandakan upaya untuk memperdalam relevansi budaya mereka, memposisikan merek tersebut lebih dari sekadar peritel yang bereaksi cepat terhadap tren pasar.
Galliano, yang sebelumnya sempat diberhentikan dari Dior pada tahun 2011 setelah sebuah insiden, menemukan awal kedua yang gemilang di Maison Margiela sejak tahun 2014, di mana ia mengabdi selama satu dekade. Kini, melalui eksplorasi arsip Zara, sang desainer berniat menciptakan sesuatu yang bersifat melampaui gender dan melampaui musim, sebuah visi yang menjanjikan sentuhan individualitas yang kuat ke dalam pakaian sehari-hari. Kolaborasi dua tahun ini akan dipresentasikan melalui koleksi musiman yang mencerminkan ritme mode panggung dunia, membawa estetika mewah ke jangkauan khalayak yang lebih luas.
3 Tampilan
Sumber-sumber
ABC TU DIARIO EN ESPAÑOL
The New York Times
W Magazine
Hypebeast
Wallpaper Magazine
The Zoe Report
10 Magazine
Philstar.com
Hypebeast
Harper's BAZAAR
W Magazine
Reuters
Grazia
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



