Foto dari situs nike.com
Dampak Tak Terduga Penangkapan Presiden Maduro: Lonjakan Permintaan Pakaian Olahraga di Dunia Mode
Diedit oleh: Katerina S.
Peristiwa geopolitik yang mencapai puncaknya dengan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, pada hari Sabtu, 4 Januari 2026, memicu reaksi yang sangat tidak terduga di sektor mode. Kejadian ini secara langsung menyebabkan lonjakan minat konsumen terhadap satu item pakaian spesifik: setelan olahraga merek Nke. Minat ini dipicu oleh sebuah foto yang beredar luas, yang menampilkan Presiden Maduro mengenakan pakaian tersebut di dalam pesawat, foto yang dipublikasikan oleh Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump.
Setelan berwarna abu-abu tersebut segera diidentifikasi sebagai Nike Tech Fleece. Setelah foto itu viral, penjualan model pakaian ini melonjak drastis. Data dari Google Trends menunjukkan bahwa pencarian untuk istilah seperti Nike Tech, grey Nike Tech, dan Nike Tech tracksuit mengalami peningkatan eksplosif pada tanggal 4 dan 5 Januari. Fenomena ini menunjukkan bagaimana peristiwa politik besar dapat secara instan memengaruhi tren konsumsi barang sehari-hari.
Peningkatan permintaan yang tiba-tiba ini segera mengakibatkan kelangkaan stok di pasaran. Secara khusus, ukuran 3XL, yang diklaim oleh beberapa pengguna adalah ukuran yang dikenakan Maduro, dilaporkan habis terjual dari rak penjualan hanya dalam waktu sekitar satu jam setelah gambar tersebut mulai menyebar luas. Dampak ekonomi sekunder terlihat jelas di pasar barang bekas; harga untuk satu set lengkap Nike Tech Fleece di pasar sekunder melonjak hampir tiga kali lipat dari harga normal, mencapai kisaran antara 500 hingga 1000 dolar Amerika Serikat.
Sejalan dengan fenomena mode yang tak terduga ini, ketidakpastian politik yang menyelimuti Venezuela juga memberikan dampak yang lebih dapat diprediksi terhadap rencana komunitas bisnis. Berdasarkan laporan dari situs modaes.com, beberapa grup mode internasional memutuskan untuk menutup sementara operasional toko mereka di Venezuela, sembari menunggu perkembangan situasi lebih lanjut. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian terhadap kondisi keamanan yang ada.
Salah satu contoh nyata dari penutupan sementara ini adalah mitra lokal dari grup Inditex Spanyol. Mitra tersebut mengambil keputusan untuk menutup empat gerai mereka demi menjamin keselamatan staf dan juga para pelanggan. Perlu dicatat bahwa Inditex, perusahaan induk dari merek-merek ternama seperti Zara, Bershka, dan Pull&Bear, sebelumnya juga telah menunjukkan sikap hati-hati. Mereka sempat menutup seluruh toko mereka di negara tersebut pada tahun 2021, sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali membuka gerai pada tahun 2025.
Insiden ini menjadi studi kasus menarik mengenai bagaimana politik tingkat tinggi dapat menciptakan gelombang kejut yang tidak terduga dalam industri ritel dan mode. Sebuah foto tunggal, yang dibagikan oleh seorang pemimpin dunia, mampu mengubah pakaian olahraga menjadi barang koleksi yang sangat dicari, sekaligus menyoroti kerapuhan operasi bisnis internasional di tengah gejolak politik regional.
Sumber-sumber
modaes.com
Il Resto del Carlino
EL PAÍS
LA NACION
El Confidencial
COPE
Il Resto del Carlino
CNN en Español
Yahoo Noticias
Segreteria di Stato Affari Interni di San Marino
San Marino Fixing
