India Meluncurkan Proyek Perumahan Cetak 3D Skala Besar Perdana di Dholera Smart City
Diedit oleh: Ek Soshnikova
Sektor properti dan teknologi konstruksi India mencapai tonggak penting dengan peluncuran proyek perumahan cetak 3D skala besar pertama di Dholera Smart City, Gujarat. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Nestoria Group dan The GB Group, yang memposisikan Dholera sebagai lokasi uji coba untuk solusi perumahan generasi mendatang yang berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan visi nasional untuk mewujudkan 'Viksit Bharat 2047', yang menuntut adopsi teknologi mutakhir untuk pembangunan perkotaan yang pesat dan mandiri.
Proyek unggulan tersebut, yang dinamakan Nestoria Atulyam Society, memanfaatkan mesin cetak beton 3D canggih yang dirancang dan diproduksi sepenuhnya di dalam negeri, mendukung inisiatif 'Make in India'. Sistem robotik cerdas ini beroperasi berdasarkan cetak biru digital yang presisi, mampu membangun struktur inti rumah dalam kurun waktu tiga hari, sebuah percepatan signifikan dibandingkan metode konstruksi konvensional yang memakan waktu berbulan-bulan. Kolaborasi ini memadukan keahlian Nestoria Buildcon, yang telah beroperasi di Dholera Special Investment Region (SIR) sejak 2018, dengan The GB Group, yang memiliki warisan keunggulan teknik konstruksi sejak 1988.
Dholera Smart City berfungsi sebagai katalisator inovasi, mengingat statusnya sebagai kota pintar 'greenfield' pertama di India dan simpul penting dalam Koridor Industri Delhi-Mumbai. Dengan mengadopsi pencetakan 3D, proyek ini bertujuan mengatasi hambatan konstruksi tradisional seperti kekurangan tenaga kerja dan penundaan logistik, sekaligus mendukung ambisi keberlanjutan nasional. Teknologi pencetakan berlapis menghasilkan dinding monolitik yang menawarkan integritas struktural superior dan ketahanan retak yang lebih baik daripada bangunan konvensional. Proses otomatis ini mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual dan meminimalkan limbah material konstruksi.
Desain Nestoria Atulyam Society, yang dikonsep oleh GB Architects, memadukan estetika arsitektur modern dengan perencanaan yang siap masa depan. Meskipun teknologi cetak 3D konstruksi telah diadopsi di negara lain, implementasi skala besar perumahan di India ini menandai titik balik signifikan bagi pasar domestik. Pasar pencetakan 3D konstruksi di India diperkirakan bernilai sekitar USD 227 juta pada tahun 2025 dan diproyeksikan tumbuh menjadi USD 408 juta pada tahun 2031. Dengan potensi pengurangan biaya konstruksi hingga lebih dari 50% melalui penghematan material, proyek ini diposisikan sebagai model pembuktian konsep untuk pengembangan perumahan di seluruh negeri.
2 Tampilan
Sumber-sumber
apnnews.com
Borok Times
HindustanMetro.com
Fox Story India
Devdiscourse
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



