Chemistry at the beginning: How molecular reactions influenced the formation of the first stars phys.org/news/2025-07-c…
Penelitian Replikasi Molekul Pertama Alam Semesta Menantang Pemahaman Kimia Awal Kosmos
Diedit oleh: Uliana Soloveva
Para peneliti di Max Planck Institute for Nuclear Physics (MPIK) di Heidelberg, Jerman, telah berhasil mereplikasi ion hidrida helium (HeH⁺), molekul pertama yang terbentuk di alam semesta. Penelitian ini, yang diterbitkan dalam jurnal Astronomy & Astrophysics, menantang asumsi sebelumnya tentang pembentukan bintang dan kimia alam semesta awal.
Setelah Big Bang, helium dan hidrogen adalah elemen pertama yang terbentuk. Kemudian, ion hidrida helium menjadi molekul pertama di alam semesta dan memainkan peran kunci dalam pembentukan hidrogen molekuler, yang penting untuk pembentukan bintang awal.
Tim peneliti mereplikasi reaksi ion hidrida helium dengan mendinginkan ion-ion tersebut hingga suhu sangat rendah dan kemudian menabrakkannya dengan hidrogen berat. Berbeda dengan teori sebelumnya, mereka menemukan bahwa reaksi ini tidak melambat pada suhu rendah, menunjukkan bahwa ion-ion tersebut lebih efektif dalam proses pembentukan bintang daripada yang diperkirakan sebelumnya. Temuan ini mendorong peninjauan kembali kimia helium awal dan menunjukkan bahwa ion hidrida helium memiliki peran penting dalam proses pembentukan bintang awal, secara signifikan mempengaruhi pemahaman kita tentang evolusi alam semesta awal.
Sumber-sumber
Irish Independent
Phys.org
ScienceDaily
Live Science
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Jupiter, king of planets, gets emotional whiplash from its smallest satellites. Even gas giants need therapy after their moons ghost them at 42-hour intervals. JWST has cracked open Jupiter’s most intimate secret: its moon-driven auroras aren’t just bright, they’re alive with
RCW 36 • A Cosmic Hawk Guarding Its Newborn Stars (March 4, 2026 – Picture of the Week)Imagine peering through the cosmic veil and spotting a majestic hawk soaring across the stars—wings dramatically spread, fierce gaze locked on the treasures below. That's exactly what ESO's

