Pasar saham AS menghadapi prospek yang beragam hari ini. Dow Jones Industrial Average mengamati dengan seksama komentar dari pejabat Federal Reserve, sementara beberapa perusahaan mengalami tantangan individu yang signifikan.
UnitedHealth Dalam Tekanan
Saham UnitedHealth Group (UNH) berada di bawah tekanan berat setelah tuduhan pembayaran rahasia ke panti jompo untuk mengurangi transfer rumah sakit. Sebuah laporan oleh The Guardian mengklaim bahwa UnitedHealth membayar bonus kepada fasilitas untuk memangkas biaya, yang berpotensi membahayakan perawatan pasien. UnitedHealth membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa Departemen Kehakiman menyelidiki dan menemukan ketidakakuratan faktual yang signifikan. Terlepas dari penyangkalan perusahaan, saham UNH telah turun hampir 5% dalam perdagangan pagi hari Rabu. Ini menambah masalah UnitedHealth baru-baru ini, termasuk pengunduran diri mendadak mantan CEO-nya dan penyelidikan kriminal oleh DOJ mengenai potensi penipuan Medicare.
Wolfspeed Menghadapi Potensi Kebangkrutan
Wolfspeed (WOLF), pembuat chip silikon karbida, dilaporkan sedang bersiap untuk mengajukan kebangkrutan dalam beberapa minggu mendatang, menurut Wall Street Journal dan Reuters. Perusahaan dibebani oleh hutang sekitar $6,5 miliar dan menghadapi tantangan dari persaingan Tiongkok dan permintaan yang lemah. Saham Wolfspeed telah anjlok, dengan laporan yang menunjukkan potensi kerugian hingga 70% dari nilainya. Perusahaan sedang menjajaki kebangkrutan Bab 11 setelah menolak tawaran restrukturisasi di luar pengadilan.
Perkiraan Penjualan VF Corporation Mengecewakan
VF Corporation (VFC), perusahaan induk dari merek-merek seperti The North Face dan Vans, juga menghadapi tantangan. Perkiraan penjualan perusahaan untuk kuartal pertama tahun fiskal 2026 lebih rendah dari yang diharapkan, memproyeksikan penurunan 3% hingga 5%. VF Corp mengantisipasi kerugian operasional yang disesuaikan antara $110 juta dan $125 juta. Terlepas dari tantangan ini, CEO Bracken Darrell menyatakan bahwa perusahaan berada pada posisi yang baik untuk menavigasi peningkatan volatilitas dan mengharapkan merek-mereknya kembali tumbuh.