Konsolidasi Solana: Risiko Teknis di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Tokenisasi RWA
Diedit oleh: Yuliya Shumai
Per tanggal 17 Februari 2026, mata uang kripto Solana (SOL) terpantau sedang berada dalam fase konsolidasi yang ketat. Aset digital ini diperdagangkan dalam koridor harga yang sempit, terutama bergerak di antara level 77 hingga 90 dolar AS. Kondisi pasar yang telah berlangsung selama kurang lebih 11 hari ini diwarnai dengan fenomena penarikan likuiditas di kedua sisi rentang harga, yang mencerminkan tingginya tingkat ketidakpastian di kalangan pelaku pasar. Secara teknis, kecenderungan pasar saat ini masih menunjukkan sinyal bearish, yang diperkuat oleh penembusan pola grafik multi-tahun 'Head and Shoulders' (H&S). Garis leher atau neckline dari pola ini telah ditembus sejak 30 Januari 2026 di sekitar level 120 dolar.
Analisis teknikal lebih lanjut mengindikasikan adanya risiko penurunan harga yang cukup signifikan bagi Solana. Target kalkulasi dari penembusan pola H&S tersebut berada di area 57 dolar, yang bertepatan dengan level ekspansi Fibonacci 0,618. Beberapa estimasi yang lebih pesimistis, berdasarkan pengamatan grafik bulanan jangka panjang, bahkan membuka kemungkinan koreksi lebih dalam menuju level 50–55 dolar atau bahkan menyentuh angka 30 dolar jika dukungan kritis tidak mampu bertahan. Secara historis, zona di sekitar 75 dolar AS dianggap sebagai titik dasar potensial untuk terjadinya pembalikan arah atau rebound, menjadikan area dukungan di rentang 75–78 dolar sebagai fondasi krusial untuk mempertahankan struktur harga saat ini.
Meskipun indikator teknis didominasi oleh sentimen negatif, indikator fundamental dalam ekosistem Solana justru menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Sektor Real World Assets (RWA) atau aset dunia nyata yang ditokenisasi di jaringan Solana telah mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa. Per 15 Februari 2026, total nilai tokenisasi (Total Tokenized Value) di jaringan ini telah melampaui angka 1,66 miliar dolar AS. Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan level 873 juta dolar yang tercatat hanya enam minggu sebelumnya, yang sekaligus membuktikan adanya lonjakan minat yang masif dari sektor institusional.
Pertumbuhan pesat di sektor RWA ini didorong oleh berbagai inisiatif strategis dari korporasi global. Salah satu yang menonjol adalah kolaborasi antara Citigroup dan PwC yang telah sukses menyelesaikan proyek percontohan internal untuk tokenisasi di atas blockchain Solana. Proyek ini mensimulasikan seluruh siklus hidup dari surat berharga atau wesel yang ditokenisasi. Pemilihan Solana sebagai infrastruktur utama untuk operasi berskala besar ini menggarisbawahi keunggulan jaringan tersebut, terutama dalam hal biaya transaksi yang sangat rendah dan kapasitas pemrosesan data yang tinggi. Menurut data dari Token Terminal, throughput atau kemampuan pemrosesan Solana saat ini mencapai sekitar tiga kali lipat dari gabungan kapasitas jaringan utama Ethereum beserta seluruh solusi layer-2 miliknya.
Akselerasi di ranah RWA semakin terlihat nyata dengan langkah Ondo Finance yang telah meluncurkan lebih dari 200 aset yang ditokenisasi di jaringan ini. Selain itu, Western Union juga telah mengintegrasikan stablecoin miliknya, USDPT, untuk memfasilitasi layanan pembayaran lintas batas. Perkembangan ini menandakan pergeseran narasi Solana menuju peran sebagai infrastruktur dasar bagi sistem keuangan global. Di saat para analis teknikal memperingatkan tentang konfirmasi pola bearish H&S, arus modal yang masuk ke instrumen spot ETF SOL tetap mengalir meskipun harga mingguan mengalami penurunan sebesar 11%. Hal ini menunjukkan bahwa investor jangka panjang masih sangat menghargai potensi fundamental jaringan. Saat ini, pasar berada dalam posisi menunggu untuk melihat apakah dukungan kritis di level 75–78 dolar mampu menahan tekanan teknis, atau apakah kekuatan fundamental dari sektor RWA akan cukup kuat untuk mengubah skenario pasar menjadi lebih optimis.
2 Tampilan
Sumber-sumber
NewsBTC
MEXC News
Coinpaper
AMBCrypto
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
