Jepang Memasuki Era Aset Digital Teregulasi: Peluncuran JPYC EX Menjadi Katalis Evolusi Keuangan
Diedit oleh: Yuliya Shumai
Sektor keuangan Jepang kini berada di tengah transformasi besar menyusul debut resmi pasar stablecoin yang teregulasi. Momen penting ini ditandai dengan peluncuran JPYC EX, platform berlisensi penuh pertama yang didedikasikan untuk stablecoin berbasis yen, JPYC. Katalisator utama di balik langkah maju ini adalah revisi Undang-Undang Layanan Pembayaran. Peristiwa ini jauh melampaui sekadar pembaruan teknologi; ini merupakan redefinisi fundamental mengenai bagaimana sistem perbankan konvensional akan berinteraksi dengan ekosistem Web3 yang bergerak cepat dan dinamis.
JPYC Inc., sebuah perusahaan teknologi finansial (fintech) yang terdaftar sebagai penyedia layanan transfer dana, adalah entitas di balik pengenalan token JPYC ini. Berbeda signifikan dengan pendahulunya, JPYC Prepaid, token baru ini telah mendapatkan persetujuan regulasi penuh dan menawarkan spektrum penggunaan yang jauh lebih luas. JPYC EX berperan vital sebagai jembatan digital, memfasilitasi transfer yen secara instan dengan biaya yang sangat rendah. Ini membuka peluang besar untuk perdagangan, penyelesaian antar perusahaan, dan transaksi pembayaran lintas batas. JPYC menjamin rasio 1:1 dengan mata uang nasional karena didukung penuh oleh aset yang sangat andal: deposito di bank domestik dan obligasi pemerintah Jepang. Presiden JPYC, Noriyoshi Okabe, menegaskan pentingnya momen ini, menyebutnya sebagai "tonggak sejarah penting dalam riwayat mata uang Jepang."
Beroperasi di atas jaringan blockchain terkemuka seperti Ethereum, Polygon, dan Avalanche, aset digital ini memposisikan mata uang yen sebagai pemain kunci potensial dalam arena keuangan digital global. JPYC Inc. telah menetapkan target yang sangat ambisius: menerbitkan stablecoin senilai 10 triliun yen—setara dengan sekitar 65 miliar dolar AS—dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Komitmen terhadap implementasi infrastruktur baru ini diperkuat oleh minat yang ditunjukkan oleh tujuh perusahaan Jepang. Di antara perusahaan-perusahaan tersebut adalah Densan System Co. dan ASTERIA Warp, yang telah menyatakan niat mereka untuk mengintegrasikan JPYC ke dalam layanan mereka.
Seiring dengan perkembangan domestik ini, data global menunjukkan bahwa pasar stablecoin berada dalam fase konsolidasi yang hati-hati. Meskipun demikian, kapitalisasi total stablecoin telah melampaui batas $150 miliar. Para analis dari Citi dan Bloomberg memproyeksikan pertumbuhan pasar yang masif, diperkirakan mencapai antara $1,6 hingga $4 triliun pada tahun 2030. Dominasi stablecoin dalam pasar kripto secara keseluruhan stabil di angka sekitar 8,31%, sebuah indikasi kuat bahwa pelaku pasar cenderung memilih untuk mempertahankan likuiditas dalam aset yang dianggap terlindungi.
Sementara Amerika Serikat masih dalam tahap pembahasan mengenai regulasi stablecoin melalui GENIUS Act, Jepang telah mengambil langkah tegas dan progresif. Dengan demikian, Jepang menciptakan preseden penting bagi yurisdiksi lain. Penerapan JPYC EX, yang mencakup prosedur verifikasi identitas yang ketat, menunjukkan dedikasi negara tersebut untuk membangun infrastruktur keuangan digital yang transparan dan berkelanjutan.
Sumber-sumber
NewsBTC
JPY Coin Price Prediction up to $0.013823 by 2025 - JPYC Forecast 2025 - 2030
JPY Coin v1 Latest Price Prediction: $ 0.007448 Per JPYC Next Month | WEEX
JPY Coin Price Prediction 2025-2030: Future JPYC Forecast
JPY Coin(v2) Price Prediction for 2025 - 2025 - 2040 - 2050 - BitScreener
JPY Coin (JPYC) price forecast and prediction 2026, 2027, 2028–2030 | LBank
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
