Bitfinex Terapkan Perdagangan Perpetual Tanpa Biaya di Tengah Persaingan Sengit dengan DEX
Diedit oleh: Yuliya Shumai
Bursa kripto Bitfinex, yang merupakan perusahaan terafiliasi dengan penerbit stablecoin Tether, telah memulai implementasi struktur perdagangan perpetual tanpa biaya efektif mulai tanggal 17 Desember 2025. Keputusan ini menandai pergeseran strategis yang agresif, bertujuan untuk merebut pangsa pasar yang signifikan di tengah persaingan yang semakin ketat, terutama dari bursa terdesentralisasi (DEX).
Struktur tarif baru ini berlaku untuk seluruh lini produk bursa. Ini mencakup perdagangan spot dan margin, derivatif, perdagangan sekuritas melalui Bitfinex Securities, serta operasi over-the-counter (OTC). Perubahan ini diterapkan kepada semua klien yang memenuhi syarat tanpa adanya prasyarat apa pun, seperti kewajiban mencapai volume perdagangan tertentu atau kepemilikan token spesifik. Bitfinex, yang didirikan pada tahun 2012 dan beroperasi di bawah iFinex Inc., memosisikan langkah ini sebagai strategi jangka panjang yang dimungkinkan oleh profitabilitas dan ketahanan model operasional yang telah teruji selama bertahun-tahun.
Seiring dengan transformasi ini, bursa secara simultan menghentikan pemberian diskon biaya perdagangan yang sebelumnya dinikmati oleh pemegang token UNUS SED LEO. Selain itu, potongan komisi rujukan yang didasarkan pada biaya perdagangan juga telah dihapuskan. Meskipun demikian, pendapatan yang dihasilkan dari peminjaman margin dan aktivitas pendanaan tetap dipertahankan. Paolo Ardoino, yang menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) Bitfinex sekaligus CEO Tether, menyatakan bahwa kebijakan tanpa biaya ini dirancang untuk memberi insentif kepada pengguna lama sekaligus menarik klien baru, yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong volume perdagangan yang lebih tinggi dan memperdalam likuiditas pasar.
Latar belakang manuver strategis ini sangat erat kaitannya dengan lonjakan aktivitas yang terjadi di ranah DEX. Volume perdagangan harian rata-rata di DEX sempat mencapai puncaknya sekitar 50 miliar dolar Amerika Serikat pada Januari 2025. Data terbaru hingga Desember 2025 menunjukkan bahwa volume tersebut telah terkonsolidasi di kisaran 11,63 miliar dolar AS. Dengan menerapkan kebijakan tanpa biaya, Bitfinex secara langsung menargetkan penghapusan hambatan harga yang sebelumnya membuat bursa terpusat (CEX) kurang kompetitif dibandingkan dengan beberapa DEX yang menawarkan biaya lebih rendah.
Bitfinex meyakini bahwa model pendapatannya tetap berkelanjutan berkat adanya aliran pendapatan independen yang tidak bergantung pada biaya transaksi perdagangan. Sumber pendapatan tersebut meliputi biaya penarikan dana, perolehan dari peminjaman margin dan pendanaan, serta pungutan dari aktivitas spesifik pasar modal, misalnya dari layanan pinjaman peer-to-peer (P2P). Paolo Ardoino, yang telah memimpin Tether sejak Desember 2023 sekaligus menjabat CTO Bitfinex, sebelumnya telah menekankan bahwa iFinex secara konsisten mencatatkan profitabilitas berkat model bisnisnya yang terdiversifikasi.
Penghapusan diskon bagi pemegang LEO mengindikasikan pergeseran strategis dari pemberian insentif berbasis token menuju persaingan harga yang lebih langsung. Bitfinex kini memosisikan dirinya sebagai platform yang berfokus untuk menarik para pedagang profesional dan institusional yang sangat sensitif terhadap biaya eksekusi transaksi. Dalam konteks yang lebih luas, manajemen iFinex, di bawah arahan Ardoino, juga aktif terlibat dalam inisiatif strategis lain, termasuk investasi dalam energi berkelanjutan dan infrastruktur kecerdasan buatan, yang menunjukkan diversifikasi kepentingan perusahaan induk di luar ranah bursa murni.
8 Tampilan
Sumber-sumber
Yahoo! Finance
FinanceFeeds
Coinspeaker
KuCoin
Wikipedia
The Bitfinex Blog
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
