Estetika Medis 2026: Fokus pada Biologi Jaringan dan Longevitas
Diedit oleh: Olga Samsonova
Pada tahun 2026, estetika medis mengalami pergeseran paradigma fundamental, bergerak dari koreksi citra instan menuju perawatan komprehensif yang berorientasi pada kesehatan dan umur panjang. Transformasi ini didasarkan pada kesadaran bahwa penampilan luar yang harmonis harus berakar pada arsitektur dan biologi jaringan yang sehat. Tren terkini menunjukkan bahwa masyarakat urban kini memandang perawatan estetika sebagai investasi jangka panjang untuk kualitas hidup, sebuah konsep yang dikenal sebagai 'skinvesting', bukan lagi sekadar pengeluaran konsumtif.
Dr. Silvia Ciscar, seorang figur terkemuka dengan pengalaman hampir dua dekade di bidang ini, menegaskan bahwa estetika tidak dapat dipisahkan dari biologi jaringan. Menurut pandangannya, fokus utama adalah memodifikasi komposisi tubuh serta meningkatkan kualitas jaringan adiposa, yang merupakan organ endokrin penting, bukan sekadar deposit yang harus dihilangkan. Tujuan estetika yang sejati, menurut Dr. Ciscar, adalah mencapai penampilan yang indah selaras dengan proses penuaan yang sehat, sebuah filosofi yang menuntut penghormatan terhadap proses fisiologis tubuh.
Dalam kerangka filosofis ini, prosedur kontur tubuh non-bedah tetap menjadi komponen vital, terutama teknik seperti Hidrolipoclasia 4D. Prosedur ini memanfaatkan ultrasonografi presisi tinggi untuk melakukan lipolisis selektif, memfragmentasi sel-sel lemak tanpa merusak struktur di sekitarnya seperti pembuluh darah atau saraf. Aspek '4D' secara spesifik mengacu pada penanganan kedalaman dan kualitas jaringan adiposa, bertujuan mengurangi volume sekaligus meningkatkan kualitas kulit di area yang ditangani.
Integrasi perawatan menjadi kunci dalam visi longevitas ini. Pendekatan Dr. Ciscar menggabungkan Hidrolipoclasia 4D dengan modalitas terapi lain, termasuk neuromodulasi dan berbagai perawatan regeneratif. Hal ini menunjukkan bahwa estetika modern berupaya agar teknik yang diterapkan dapat 'menyertai' proses penuaan, alih-alih melawannya secara agresif. Tujuan akhir dari protokol perawatan terintegrasi ini adalah peningkatan kesejahteraan pasien secara menyeluruh dan peningkatan harapan hidup yang berkualitas.
Hidrolipoclasia 4D dikembangkan oleh Dr. Eva dan Silvia Ciscar setelah lebih dari 20 tahun pengalaman, dan disebut sebagai alternatif yang menggeser teknik-teknik yang telah ada selama lebih dari 20 tahun seperti laserlipolisis atau lipoescultura. Keunggulan utama teknik ini adalah kemampuannya memberikan hasil permanen dalam satu sesi tanpa memerlukan rawat inap, serta efektivitasnya yang sebanding dengan liposkultur bedah namun dengan biaya yang 50% hingga 70% lebih terjangkau. Prosedur ini bekerja melalui tiga langkah: infiltrasi larutan hiposmotik, kavitas ultrasonik untuk melicinkan lemak, dan eliminasi melalui mikrokánula, dengan durasi sesi rata-rata sekitar 90 menit.
Pergeseran fokus ini sejalan dengan pandangan yang lebih luas dalam dunia estetika, di mana perawatan tidak lagi hanya tentang 'melawan waktu' secara paksa, tetapi tentang meningkatkan kualitas kulit untuk mencapai versi terbaik diri sendiri yang sehat dan produktif. Kesadaran ini diperkuat oleh insiden negatif pada tahun 2024 terkait praktik ilegal, mendorong konsumen mencari prosedur non-invasif yang memberikan hasil alami dan manfaat kesehatan jangka panjang, seperti stimulasi kolagen alami melalui skin booster. Dr. Ciscar, yang merupakan anggota Sociedad Española de Medicina y Cirugía Cosmética, mengoordinasikan pusat-pusat seperti Salutissim Clinic dan menjabat direktur medis Hotel Termes de Montbrió, menegaskan komitmen terhadap pendekatan yang berbasis sains dan kesehatan.
9 Tampilan
Sumber-sumber
LaVanguardia
La Vanguardia
Top Doctors
Clínica estética
Top Doctors
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
