Tesla Memulai Uji Coba Robotaxi Otonom di Area Metro Phoenix

Diedit oleh: Tatyana Hurynovich

Tesla telah mendapatkan persetujuan dari Departemen Transportasi Arizona (ADOT) untuk memulai pengujian kendaraan robotaxi otonomnya dengan monitor keselamatan di wilayah Phoenix.

Langkah ini merupakan perkembangan signifikan bagi Tesla, yang mengajukan permohonan pada Juni 2025 untuk meluncurkan uji coba layanan berbagi tumpangan kendaraan otonom di Arizona. Uji coba yang akan datang akan menggunakan SUV Model Y yang dilengkapi dengan sistem mengemudi otomatis canggih Tesla. Setiap kendaraan akan diawasi dari jarak jauh oleh karyawan Tesla, dan juga akan menyertakan pengawas keselamatan manusia yang akan menemani penumpang untuk memastikan keamanan selama periode pengujian.

Langkah ini sejalan dengan tujuan CEO Tesla, Elon Musk, untuk menyediakan layanan tumpangan otonom kepada sekitar setengah populasi AS pada akhir tahun 2025. Ini menandai perluasan layanan kendaraan otonom Tesla di luar lokasi pengujiannya saat ini di Austin, Texas, dan area Teluk San Francisco. Arizona menjadi negara bagian keempat di AS yang mengizinkan pengujian kendaraan otonom Tesla, setelah Texas, California, dan Nevada. Persetujuan dari ADOT ini merupakan langkah krusial dalam strategi Tesla untuk mengintegrasikan layanan tumpangan otonom ke dalam jaringan transportasi perkotaan. Perusahaan diharapkan akan bekerja sama erat dengan otoritas setempat untuk memastikan implementasi layanan ini berjalan aman dan efisien di wilayah Phoenix.

Pada penutupan pasar tanggal 20 September 2025, saham Tesla (TSLA) diperdagangkan pada $426,07, menunjukkan kenaikan 2,17% dari harga penutupan sebelumnya. Perdagangan intraday mencatat volume 93.131.034 saham. Namun, kemajuan ini tidak lepas dari pertanyaan. Beberapa pakar telah menyuarakan keprihatinan mengenai potensi cacat pada teknologi robotaxi Tesla, dengan prediksi bahwa Phoenix mungkin menerima robotaxi Tesla yang "sepenuhnya cacat". Terlepas dari kekhawatiran tersebut, persetujuan ADOT ini adalah tonggak penting bagi Tesla dalam upayanya untuk mewujudkan layanan tumpangan otonom yang tersebar luas. Perluasan ke pasar metropolitan baru seperti Phoenix menunjukkan pergerakan nyata menuju komersialisasi teknologi ini. Keberhasilan uji coba ini akan sangat bergantung pada kemampuan Tesla untuk mengatasi kekhawatiran yang ada secara transparan dan efektif, memastikan keselamatan penumpang dan publik.

Secara historis, Elon Musk telah berulang kali menetapkan target ambisius untuk kendaraan otonom Tesla, seringkali melampaui tenggat waktu yang ditetapkan. Meskipun ada tantangan dan penundaan, langkah ke Arizona menunjukkan kemajuan yang berkelanjutan dalam pengembangan dan penerimaan peraturan untuk teknologi otonom. Arizona sendiri telah menjadi pionir dalam peraturan kendaraan otonom sejak 2015, dengan undang-undang yang terus berkembang untuk mendukung pengujian dan penerapan teknologi ini.

31 Tampilan

Sumber-sumber

  • Reuters

  • Metro Phoenix Alliance

  • Tech BSB

  • Phoenix New Times

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.