CEO Qualcomm Memprediksi 2026 Sebagai Era Keemasan Agen AI

Diedit oleh: Svetlana Velgush

Cristiano Amon, CEO Qualcomm, memberikan pernyataan signifikan dalam ajang Mobile World Congress (MWC Barcelona) di Spanyol. Beliau memproyeksikan bahwa tahun 2026 akan menjadi titik balik sebagai "tahun agen AI". Transformasi ini menandai pergeseran fundamental dalam ekosistem digital, di mana dominasi ponsel pintar dan aplikasi konvensional akan mulai digantikan oleh arsitektur baru yang berpusat pada agen kecerdasan buatan. Agen-agen ini dirancang untuk menjalankan tugas-tugas kompleks secara otonom atas nama pengguna, menciptakan pengalaman digital yang lebih intuitif dan mandiri.

Amon menjelaskan bahwa keberhasilan agen AI sangat bergantung pada ketersediaan data yang masif dan informasi konteks secara real-time. Hal ini menempatkan perangkat wearable sebagai elemen krusial dalam pengumpulan data. Untuk mendukung visi ini, Qualcomm memperkenalkan chipset Snapdragon Wear Elite yang dibangun dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer. Prosesor mutakhir ini menawarkan peningkatan performa CPU hingga lima kali lipat dan GPU tujuh kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya. Selain itu, berkat unit pemrosesan saraf Hexagon, chipset ini mampu menjalankan model AI lokal dengan kapasitas hingga 2 miliar parameter.

Sejumlah raksasa teknologi seperti Samsung Electronics, Google, dan Lenovo Group telah menyatakan komitmen mereka untuk mengadopsi Snapdragon Wear Elite pada produk masa depan. Samsung berencana menjadikan Galaxy Watch generasi berikutnya sebagai pendamping kesehatan yang lebih komprehensif. Dalam ekosistem yang berfokus pada agen AI, perangkat seperti jam tangan pintar, kacamata pintar, dan kamera menjadi sama pentingnya dengan smartphone karena kemampuannya mengumpulkan data kontekstual secara terus-menerus. Luca Rossi, CEO Lenovo, turut memperkuat visi ini melalui konsep "satu AI, banyak perangkat" dan memperkenalkan Qira, sebuah sistem kecerdasan lingkungan personal yang sebelumnya telah dipamerkan di CES 2026.

Perangkat pertama yang ditenagai oleh Snapdragon Wear Elite dijadwalkan mulai tersedia di pasar pada musim panas tahun 2026. Chipset ini tidak hanya unggul dalam pemrosesan AI, tetapi juga dilengkapi dengan fitur konektivitas modern seperti 5G RedCap, Bluetooth 6.0, UWB, dan NB-NTN untuk komunikasi satelit. Inovasi ini memungkinkan pertukaran data yang stabil dengan konsumsi daya yang jauh lebih efisien. Qualcomm mengklaim adanya peningkatan daya tahan baterai sebesar 30 persen serta fitur pengisian daya cepat yang mampu mengisi 50 persen kapasitas hanya dalam waktu 10 menit.

Dalam pandangan yang lebih luas, Amon menghubungkan evolusi agen AI dengan masa depan teknologi nirkabel global. Beliau menyatakan bahwa peluncuran komersial jaringan 6G, yang diperkirakan terjadi mulai tahun 2029, akan menjadi fondasi utama bagi visi "AI di mana-mana". Misi utama 6G adalah menyediakan infrastruktur yang mengintegrasikan konektivitas, komputasi, dan pengindraan untuk memenuhi tuntutan AI yang terus berkembang. Transisi menuju era ini dianggap memiliki skala perubahan yang setara dengan perpindahan dari jaringan dial-up ke akses pita lebar (broadband) di masa lalu.

2 Tampilan

Sumber-sumber

  • Bloomberg Business

  • Bloomberg Business

  • Zhitong Finance APP

  • Android Authority

  • Sammy Fans

  • Qualcomm

  • Tech in Asia

  • 2026 Agenda - Bloomberg Invest New York 2026

  • Home - Bloomberg Invest New York 2026

  • Bloomberg Invest 2026 - MeetSelect.com

  • Bloomberg Invest Conference to Take Place in New York's Financial District - Binance

  • Divya Nettimi | Founder & Chief Investment Officer - Avala Global

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.