
Budidaya teh dan energi surya. China.
Bagikan
Diedit oleh: Nataly Lemon

Budidaya teh dan energi surya. China.
Oriental Rise Holdings Limited, yang dikenal sebagai salah satu pemasok teh terkemuka di wilayah Tiongkok daratan, baru saja mengumumkan langkah strategis yang signifikan untuk masa depan perusahaan. Mereka secara resmi telah menjalin kemitraan strategis yang bertujuan untuk mengimplementasikan sistem fotovoltaik surya di berbagai basis perkebunan teh milik mereka guna mendukung efisiensi energi.
Seremoni penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2026, bertempat di kota Ningde, Provinsi Fujian, Tiongkok. Kolaborasi besar ini melibatkan Fujian Mindong Hong Tea Industry Technology Co, yang merupakan anak perusahaan dari Oriental Rise, serta Shandong Yiyang Zhongji New Energy Co, sebuah perusahaan pengembang yang bergerak di bidang energi terbarukan.
Inti dari kerja sama ini adalah penerapan konsep agrofotovoltaik, sebuah model integrasi inovatif yang menyatukan sektor pertanian tradisional dengan pembangkitan energi matahari. Melalui pendekatan ini, lahan perkebunan teh yang luas dapat dimanfaatkan secara ganda: sebagai tempat pertumbuhan tanaman teh berkualitas tinggi sekaligus sebagai area produksi energi listrik bersih yang ramah lingkungan.
Di bawah kerangka program yang telah disusun bersama, Zhongji New Energy berencana untuk menginstalasi sistem surya terdistribusi pada bagian-bagian lahan perkebunan Oriental Rise yang saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Proyek ini ditargetkan memiliki kapasitas daya terpasang mencapai kurang lebih 50 megawatt (MW), yang merupakan angka cukup signifikan bagi integrasi di sektor agrikultur.
Investasi total yang dikucurkan untuk merealisasikan proyek ambisius ini diperkirakan menyentuh angka 165 juta yuan. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mencakup seluruh biaya infrastruktur yang diperlukan guna memastikan bahwa teknologi panel surya dapat berfungsi secara harmonis dengan kegiatan bercocok tanam teh yang berada di bawah naungan panel tersebut.
Mengenai pembagian peran dalam kemitraan ini, Zhongji New Energy akan memegang tanggung jawab sepenuhnya atas pendanaan, pembangunan fisik, hingga manajemen operasional harian stasiun tenaga surya tersebut. Sementara itu, pihak Oriental Rise akan berperan aktif dalam memberikan dukungan organisasional serta koordinasi teknis di lokasi perkebunan guna memfasilitasi kelancaran seluruh tahapan proyek.
Kesepakatan strategis ini mencakup masa sewa lahan untuk penempatan peralatan energi selama jangka waktu sekitar 20 tahun. Durasi kontrak yang panjang ini mencerminkan visi jangka panjang dari kedua belah pihak dalam mendukung inisiatif pembangunan berkelanjutan serta optimalisasi sumber daya energi di wilayah pedesaan Tiongkok.
Bapak Dezhi Liu, selaku CEO dari Oriental Rise, memberikan komentar positif terkait inisiatif hijau ini. Beliau menekankan bahwa penggabungan energi terbarukan ke dalam struktur produksi perusahaan merupakan langkah vital menuju pertumbuhan yang lebih tangguh serta penggunaan aset-aset pertanian yang jauh lebih cerdas, rasional, dan bertanggung jawab.
Menurut pandangan beliau, proyek ini sangat sejalan dengan strategi nasional pemerintah Tiongkok yang sedang gencar mendorong adopsi teknologi hijau dan energi terbarukan di sektor agraris. Inisiatif ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga diprediksi akan meningkatkan imbal hasil ekonomi dari aset lahan yang sudah dimiliki oleh perusahaan saat ini.
Oriental Rise Holdings Limited sendiri telah berdiri sejak tahun 2019 dan telah mencatatkan sahamnya di bursa NASDAQ dengan simbol ORIS. Selama ini, perusahaan memiliki reputasi yang kuat dalam spesialisasi produksi teh hitam dan teh putih, dan kini mereka mulai merambah ke arah inovasi teknologi untuk memperkuat posisi pasar serta keberlanjutan bisnis mereka.
Proyek instalasi panel surya ini menjadi bagian integral dari strategi diversifikasi bisnis Oriental Rise untuk menghadirkan inovasi nyata di sektor pertanian tradisional. Namun, keberhasilan implementasi akhirnya akan tetap bergantung pada hasil studi kelayakan teknis yang mendalam serta kelengkapan izin dari otoritas regulasi setempat sebelum operasional penuh dimulai.
The Manila times