Google Luncurkan Alat Gratis untuk Mengukur Efisiensi Energi di Pabrik

Diedit oleh: an_lymons

Pada bulan November 2025, Google Corporation mengumumkan peluncuran sebuah platform digital swalayan gratis yang diberi nama Energy Assessment tool. Sumber daya digital ini dirancang khusus untuk para pemimpin fasilitas produksi dan manajer keberlanjutan. Tujuannya adalah membantu mereka mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi energi yang dapat segera diterapkan di lingkungan pabrik mereka.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendemokratisasi akses terhadap alat-alat keberlanjutan. Sebelumnya, alat-alat semacam ini sebagian besar hanya tersedia bagi korporasi besar saja. Platform ini berupaya mengatasi hambatan utama yang sering dihadapi produsen saat ingin menerapkan langkah-langkah hemat energi. Hambatan tersebut meliputi biaya tinggi untuk layanan auditor energi, kesulitan dalam mendapatkan modal untuk proyek-proyek hijau, serta kurangnya keahlian internal dalam manajemen konsumsi energi. Menurut Vrushali Gaud, Direktur Global Google untuk Strategi dan Operasi Netzero, Air, dan Sirkularitas, efisiensi energi seharusnya menjadi cara termudah untuk memangkas konsumsi dan biaya dalam rantai pasokan. Namun, kenyataannya bagi banyak produsen, hal ini masih jauh dari mudah.

Energy Assessment tool menawarkan rekomendasi yang dapat disesuaikan. Alat ini memungkinkan pengguna menganalisis lebih dari dua puluh potensi perbaikan pada sistem-sistem krusial di pabrik. Sistem-sistem tersebut mencakup kompresor, boiler, chiller, dan sistem pencahayaan. Opsi perbaikan yang disajikan bervariasi, mulai dari pemutakhiran peralatan, penyesuaian operasional, hingga instalasi pembangkit listrik tenaga surya. Kemampuan analitis platform ini diklaim setara dengan standar audit ASHRAE Level 1, yang merupakan tolok ukur yang diakui secara global untuk evaluasi fasilitas industri.

Salah satu fitur penting dari alat ini adalah kemampuannya untuk mengevaluasi beberapa lokasi produksi secara simultan. Hal ini memungkinkan perbandingan hasil dan penentuan prioritas investasi guna mencapai dampak maksimal. Selain itu, platform ini dilengkapi dengan fungsi kolaborasi terintegrasi. Fitur ini memfasilitasi tim internal dan pemasok eksternal untuk menganalisis data bersama dan mengoordinasikan langkah tindak lanjut. Pendekatan ini mencerminkan keyakinan Google bahwa peningkatan efisiensi harus menyebar secara berjenjang ke seluruh rantai nilai.

Pengembangan dan pengoperasian solusi digital ini dikerjakan oleh perusahaan Together Creative. Sementara itu, metodologi perhitungan serta set data masukan dikembangkan oleh firma konsultan Jacobs dan Anew Consulting. Menurut Misha Weiss-Lane, Group Product Manager, dan Alan Deng, Supplier Engagement Manager di Google, membekali mitra dengan sumber daya yang tepat akan mempercepat kemajuan. Hal ini juga mendorong terciptanya rantai pasokan yang lebih berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.

Peningkatan efisiensi energi tetap menjadi jalur yang paling hemat biaya untuk mengurangi emisi, meskipun sering kali tertutupi oleh sorotan teknologi lain yang lebih mencolok. Peluncuran alat ini bertepatan dengan meningkatnya tekanan pada rantai pasokan global. Tekanan ini datang dari pelanggan, investor, dan regulator yang menuntut pembuktian nyata atas pengurangan emisi. Langkah Google ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menyediakan solusi praktis berbasis data bagi sektor industri.

Sumber-sumber

  • TalkMarkets

  • ESG Today

  • Google Unveils Free Energy Assessment Tool to Help Manufacturers Cut Costs and Carbon

  • Business Quarter

  • Google Sustainability

  • Accounting for Sustainability

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.