Apple Luncurkan Watch Series 11 dengan Fitur Deteksi Hipertensi Revolusioner

Diedit oleh: Tetiana Pin

Apple Watch 11: pembaruan kesehatan dengan 5G, indeks tidur, dan keamanan cerdas, deteksi hipertensi

Raksasa teknologi Apple baru saja secara resmi memperkenalkan generasi kesebelas dari jam tangan pintar andalannya, Apple Watch Series 11, dalam sebuah acara peluncuran khusus. Fokus utama dari pengumuman ini adalah pada kapabilitas pemantauan kesehatan mutakhir yang memposisikan perangkat ini sebagai alat penting dalam ranah kedokteran preventif. Apple Watch Series 11 kini telah tersedia untuk dibeli, melanjutkan tradisi perusahaan dalam menetapkan standar tinggi di sektor elektronik yang dapat dikenakan sekaligus mendorong inovasi baru pada perangkat modern.

Inovasi paling sentral yang dibawa oleh Series 11 adalah fitur pendeteksian hipertensi, yang telah mendapatkan lampu hijau persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Teknologi canggih ini bekerja dengan menganalisis pola detak jantung melalui sensor optik yang terintegrasi. Secara diam-diam, perangkat ini mampu memberikan notifikasi kepada pengguna mengenai indikasi potensial tekanan darah tinggi kronis selama periode 30 hari di latar belakang. Penting untuk dicatat bahwa fitur ini berfungsi sebagai alat bantu skrining awal dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan alat pengukur tekanan darah tradisional (tonometer). Apple mengklaim bahwa kemampuan ini, yang dikembangkan melalui pembelajaran mesin dengan data dari lebih dari 100.000 partisipan studi, berpotensi mengidentifikasi hingga satu juta orang dengan hipertensi yang belum terdiagnosis hanya di Amerika Serikat dalam tahun pertama peluncurannya.

Selain lompatan besar dalam aspek kesehatan, Series 11 juga membawa peningkatan signifikan pada daya tahan baterai dan konektivitas jaringan. Masa pakai baterai kini mampu bertahan hingga 24 jam dalam sekali pengisian daya, sebuah peningkatan substansial dari angka sebelumnya yang hanya 18 jam. Peningkatan efisiensi daya ini sebagian besar dicapai berkat penggunaan layar yang lebih hemat energi dan, diduga kuat, chip S11 yang baru. Dari sisi teknis, integrasi modem 5G RedCap dari MediaTek menjadi sorotan utama, menandai transisi dari 4G LTE ke koneksi yang lebih cepat dan dioptimalkan khusus untuk perangkat wearable, menjanjikan latensi yang lebih stabil.

Perangkat ini beroperasi menggunakan sistem operasi watchOS 26 dan ditawarkan dalam dua pilihan ukuran casing, yaitu 42 mm dan 46 mm, dengan harga awal ditetapkan mulai dari 399 dolar AS. Model dengan bodi aluminium dilengkapi dengan kaca Ion-X, yang menurut klaim pabrikan memiliki ketahanan gores dua kali lipat lebih baik. Sementara itu, varian titanium tetap mempertahankan lapisan safir pelindung yang sudah dikenal. watchOS 26 juga memperkenalkan fitur baru bernama 'Penilaian Tidur', yang menganalisis durasi dan fase istirahat pengguna untuk menghasilkan skor pemulihan komprehensif.

Integrasi teknologi sensor canggih yang telah disetujui oleh badan regulasi ini menegaskan pergeseran strategis Apple menuju fokus yang lebih mendalam pada kedokteran preventif. Perusahaan berencana untuk segera meluncurkan fitur-fitur kesehatan revolusioner ini ke lebih dari 150 negara setelah mendapatkan izin regulasi yang diperlukan di masing-masing wilayah. Langkah ini menunjukkan komitmen Apple untuk menjadikan Apple Watch lebih dari sekadar perangkat notifikasi, melainkan mitra kesehatan harian yang proaktif bagi penggunanya.

Sumber-sumber

  • Ad Hoc News

  • Apple

  • Mashable

  • MacRumors

  • CNET

  • ZDNET

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.

Apple Luncurkan Watch Series 11 dengan Fit... | Gaya One