Stellantis Perpanjang Aliansi Lima Tahun dengan Palantir untuk Implementasi AI Lanjutan

Diedit oleh: Tetiana Pin

Perjanjian baru untuk Palantir yang memperluas kemitraannya dengan Stellantis.

Stellantis N.V., raksasa otomotif global yang menaungi merek-merek seperti Peugeot, Fiat, dan Jeep, telah memperpanjang aliansi strategisnya dengan Palantir Technologies Inc. untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Perjanjian baru ini, yang berlaku mulai 30 Maret 2026, melanjutkan kolaborasi teknologi yang telah terjalin sejak tahun 2016, menandakan peningkatan adopsi platform kecerdasan buatan (AI) di seluruh operasi perusahaan di Eropa dan Amerika Serikat.

Fokus utama dari perluasan kemitraan ini adalah implementasi Palantir Artificial Intelligence Platform (AIP) di berbagai fungsi bisnis terpilih. AIP dirancang sebagai antarmuka yang aman dan terkendali, berfungsi sebagai penghubung antara sistem internal Stellantis dan model bahasa besar (LLM). Integrasi ini secara spesifik memanfaatkan ontologi data yang telah dibangun Stellantis di platform Palantir Foundry, memastikan kapabilitas AI generatif beroperasi sesuai dengan aturan dan proses bisnis yang telah ditetapkan.

Langkah ini sejalan dengan inisiatif internal Stellantis yang dikenal sebagai 'Data4All', yang bertujuan meningkatkan kemampuan tim untuk mengakses dan mengeksplorasi data secara aman. Teknologi AIP diproyeksikan akan memberikan dampak operasional signifikan, termasuk analisis insiden produksi yang lebih cepat, fasilitasi perbandingan data lintas internasional, dan prediksi potensi masalah rantai pasokan sebelum menimbulkan dampak besar. François Bohuon, General Manager Palantir France dan EMEA Executive, serta Grégoire Omont, Europe Operations Lead, menyatakan bahwa kombinasi Foundry dan AIP membantu Stellantis menanamkan AI yang aman dan terkelola di jantung operasinya.

Pendekatan terintegrasi ini memperkuat tata kelola dan ketertelusuran data, yang merupakan pertimbangan utama dalam adopsi AI skala perusahaan. Platform AIP menyediakan kerangka kerja dukungan keputusan terstruktur yang memastikan AI meningkatkan, bukan menggantikan, pengambilan keputusan manusia, dengan mekanisme pengawasan wajib. AIP juga secara otomatis menangkap dokumentasi komprehensif dan jejak audit di seluruh siklus pengembangan AI, yang penting untuk kepatuhan.

Perpanjangan kemitraan ini menempatkan Stellantis di antara klien industri besar Palantir yang terus memperbarui komitmen mereka terhadap teknologi canggih. Sebagai konteks, Palantir baru-baru ini memperpanjang perjanjian multi-tahun dengan Airbus untuk platform data penerbangan sipil Skywise pada Februari 2026, yang telah membantu mempercepat pengiriman pesawat A350 sebesar 33% melalui integrasi data yang mendalam. Klien korporat terkemuka lainnya termasuk Société Générale dan Forvia, sementara kontrak dengan dinas intelijen Prancis (DGSI) diperbarui pada akhir tahun 2025.

Stellantis, yang terbentuk dari merger PSA dan FCA pada Januari 2021, memiliki target ambisius dalam strategi 'Dare Forward 2030' untuk menghasilkan pendapatan tahunan tambahan sebesar €20 miliar dari layanan berbasis perangkat lunak pada akhir dekade ini. Data dari unit bisnis baru mereka, Mobilisights, yang memanfaatkan data dari 34 juta kendaraan terhubung pada tahun 2030, akan didukung oleh kapabilitas analitik yang diperkuat oleh AIP ini. Detail finansial spesifik mengenai nilai kontrak perpanjangan lima tahun ini belum diumumkan secara publik.

7 Tampilan

Sumber-sumber

  • La Libre.be

  • Intellectia.AI

  • Business Wire

  • Idéal Investisseur

  • TipRanks.com

  • StreetInsider

  • BFM Bourse

  • AeroMorning.com

  • AFP.com

  • YouTube

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.