Anthropic Meluncurkan Claude Sonnet 4.6: Peningkatan Kemampuan Coding dan Penggunaan Komputer

Penulis: Veronika Radoslavskaya

Pada tanggal 17 Februari 2026, Anthropic secara resmi meluncurkan Claude Sonnet 4.6, yang merupakan iterasi terbaru dalam keluarga model AI berperforma tinggi dan efisien milik mereka. Model ini sengaja dirancang untuk melengkapi lini Opus yang menjadi unggulan utama, dengan menawarkan perpaduan yang sangat seimbang antara kecepatan operasional, efisiensi biaya, serta kemampuan penalaran yang canggih. Kehadiran Sonnet 4.6 ini memposisikannya sebagai pilihan yang sangat andal untuk menangani berbagai tugas korporasi sehari-hari dengan tingkat efektivitas yang tinggi.

Salah satu fokus utama dari peluncuran versi terbaru ini adalah peningkatan signifikan pada kemampuan agen model dalam berinteraksi dengan berbagai antarmuka digital. Meskipun tetap mempertahankan fungsi inti Computer Use yang telah diperkenalkan pada versi-versi sebelumnya, Claude Sonnet 4.6 kini menunjukkan stabilitas dan keandalan yang jauh lebih matang saat harus menavigasi lingkungan perangkat lunak yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi.

  • Tingkat Kesalahan yang Berkurang: Model yang telah diperbarui ini memiliki kecenderungan yang jauh lebih kecil untuk mengalami fenomena drifting atau melewatkan elemen-elemen antarmuka tertentu selama menjalankan alur kerja multi-langkah yang panjang. Hal ini menjadikannya solusi yang jauh lebih dependen untuk mengotomatisasi proses bisnis yang bersifat repetitif serta tugas-tugas yang berbasis pada peramban web.
  • Alur Kerja Kompleks: Berdasarkan hasil pengujian awal, model ini terbukti lebih mumpuni dalam menangani aplikasi perusahaan yang rumit tanpa harus bergantung pada integrasi API khusus yang seringkali memakan waktu dan biaya tambahan.

Dalam ranah pemrograman dan kepatuhan terhadap instruksi, Sonnet 4.6 memberikan kemajuan yang sangat terasa jika dibandingkan dengan para pendahulunya. Model ini menunjukkan presisi yang jauh lebih tajam dalam hal pembuatan kode serta proses pencarian kesalahan atau debugging. Kemampuannya dalam mengikuti instruksi multi-bagian yang rumit tanpa mengabaikan satu langkah pun menjadi salah satu keunggulan kompetitif yang ditawarkan Anthropic dalam rilis kali ini.

Meskipun seri Opus tetap menjadi pilihan utama bagi para peneliti yang menghadapi tantangan riset paling abstrak dan sulit, Claude Sonnet 4.6 kini diposisikan sebagai alat yang paling optimal untuk alur kerja pengembangan dan pengodean bervolume tinggi. Hal ini dimungkinkan berkat kecepatan inferensi yang lebih tinggi serta profil biaya yang lebih ekonomis, sehingga sangat cocok bagi perusahaan yang mengutamakan produktivitas tanpa menguras anggaran secara berlebihan.

Aspek performa dan konteks juga menjadi sorotan utama dalam rilis ini, di mana efisiensi menjadi kata kunci. Sonnet 4.6 direkayasa sedemikian rupa untuk mampu memproses informasi dengan kecepatan yang melampaui model Opus yang lebih berat, menjadikannya sangat ideal untuk aplikasi yang membutuhkan respons waktu nyata atau real-time. Fitur yang paling krusial adalah dukungannya terhadap jendela konteks hingga mencapai 1 juta token, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap basis kode yang sangat luas, dokumen kontrak hukum yang tebal, maupun kumpulan data raksasa dalam satu kali proses tanpa kehilangan koherensi narasi.

Terhitung mulai hari ini, Claude Sonnet 4.6 sudah dapat diakses oleh para pengembang melalui Anthropic API serta layanan Amazon Bedrock. Selain itu, model ini juga telah secara resmi dikerahkan sebagai model standar atau default bagi seluruh pengguna kategori Free maupun Pro pada antarmuka web Claude.ai serta aplikasi seluler. Langkah ini secara efektif menggantikan versi sebelumnya untuk seluruh interaksi umum, memberikan pengalaman kecerdasan buatan yang lebih responsif dan cerdas bagi jutaan penggunanya di seluruh dunia.

13 Tampilan
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.