Joy Awards 2026 Keenam di Riyadh: Penonton sebagai Rekan Kreator Acara

Diedit oleh: Inna Horoshkina One

Malam keunggulan dan kreativitas di acara Joy Awards 2026

Edisi keenam dari ajang tahunan Joy Awards sukses diselenggarakan pada 17 Januari 2026 di Riyadh, yang semakin mempertegas posisi Arab Saudi sebagai salah satu pusat industri hiburan global yang sedang berkembang pesat. Perhelatan megah ini merupakan bagian integral dari rangkaian Riyadh Season dan dikelola secara profesional oleh General Entertainment Authority, sebuah lembaga yang secara konsisten terus mentransformasi dan mengembangkan lanskap budaya di Kerajaan tersebut.

Penghargaan Artis Perempuan Favorit

Terinspirasi dari format People’s Choice yang populer, Joy Awards menempatkan penonton sebagai rekan kreator dalam acara tersebut, di mana audiens memiliki wewenang penuh untuk menominasikan dan memberikan suara melalui aplikasi resmi. Pendekatan ini memberikan kekuatan kepada masyarakat untuk menentukan siapa yang layak mendapatkan penghargaan tertinggi di panggung hiburan.

Mekanisme demokratis yang diterapkan ini memperkuat esensi utama dari penghargaan tersebut, yaitu memberikan pengakuan tulus terhadap karya seni yang memberikan dampak nyata bagi publik. Selain itu, inisiatif ini selaras dengan strategi besar Vision 2030 yang bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi negara melalui penguatan sektor pariwisata dan industri kreatif yang dinamis.

Di sektor musik, malam penganugerahan tersebut menyoroti nama-nama besar seperti Fadl Shaker dan Angham sebagai pemenang utama dalam kategori yang ditentukan sepenuhnya oleh pilihan penggemar. Kemenangan mereka menjadi bukti nyata dari kekuatan suara rakyat dan hubungan emosional yang sangat kuat antara para seniman di atas panggung dengan audiens setia mereka di seluruh wilayah Arab.

Selain kategori kompetitif yang melibatkan pemungutan suara, Joy Awards juga memberikan penghargaan khusus untuk pencapaian seumur hidup kepada tokoh-tokoh ikonik dunia. Pada tahun-tahun sebelumnya, penghargaan prestisius ini telah diberikan kepada bintang-bintang global seperti Andrea Bocelli, Morgan Freeman, dan John Travolta, yang menunjukkan betapa luasnya jangkauan internasional dari ajang ini.

Kehadiran tokoh-tokoh internasional tersebut mempertegas peran Joy Awards sebagai platform dialog antarbudaya yang penting. Dengan mempertemukan talenta lokal dan global, acara ini berhasil menciptakan jembatan komunikasi melalui seni yang dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat dari latar belakang budaya yang berbeda.

Proses seleksi untuk Joy Awards 2026 sendiri dimulai dengan tahap nominasi awal yang ketat, sebelum akhirnya pemungutan suara resmi dibuka untuk umum pada 13 Desember 2025. Kategori yang dikompetisikan mencakup berbagai bidang kreatif, termasuk film, serial televisi, penyutradaraan, hingga dunia musik yang selalu menjadi daya tarik utama.

Salah satu kategori yang paling mencuri perhatian adalah Artis Baru Favorit di bidang musik, yang dirancang khusus untuk memberikan panggung bagi talenta-talenta muda berbakat di kawasan tersebut. Selain musik, ajang ini juga merayakan para ikon di bidang olahraga dan pengaruh di media sosial, menjadikannya perayaan budaya yang sangat komprehensif.

Kehadiran Karpet Lavender yang ikonik menjadi tempat berkumpulnya ratusan selebriti regional dan internasional, menciptakan atmosfer glamor yang sangat khas di Riyadh setiap bulan Januari. Pada edisi-edisi sebelumnya, bintang Hollywood ternama seperti Amanda Seyfried dan Matthew McConaughey juga turut hadir memeriahkan suasana karpet merah yang megah ini.

Pihak penyelenggara secara konsisten terus meningkatkan standar kualitas artistik, mulai dari produksi panggung yang berskala besar hingga kolaborasi unik yang menggabungkan berbagai tradisi seni. Salah satu momen yang paling dikenang adalah penampilan duet antara Mohammed Abdu dan Andrea Bocelli, di mana melodi Arab yang indah bertemu dengan vokal klasik Eropa dalam sebuah harmoni yang luar biasa.

Secara keseluruhan, Joy Awards 2026 telah memperkuat frekuensi dari pilihan kolektif masyarakat dunia. Ketika jutaan suara bersatu untuk mengapresiasi sebuah karya, musik dan seni mampu melampaui batasan genre maupun geografi, menciptakan sebuah ruang budaya bersama di mana ekspresi kreatif menjadi bahasa persatuan yang universal bagi semua orang.

44 Tampilan

Sumber-sumber

  • The National

  • The Express Tribune

  • The Times of India

  • The National News

  • Roya TV

  • Gulf News

  • NileFM

  • Al Arabiya

  • Vertex AI Search

  • Today Katy Perry Media

  • Gulf News

  • Roya TV

  • CairoScene

  • Visit Saudi

  • NileFM

  • Al Arabiya

  • The National News

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.